Senin, 17 Januari 2022

TAHUN PENAMPIAN (8)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Matius 25:31-46

 

Ayat Hafalan: Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Matius 25:32-33

 

Suatu ketika ada orang Kristen di luar negri yang tadinya hidup mapan berkecukupan tiba-tiba kehilangan pekerjaannya. Untuk menopang hidupnya harus mengandalkan bantuan pemerintah yang setiap tahun dikurangi karena krisis ekonomi semakin parah melanda seluruh negeri. Dalam keputusasaannya dia melarikan diri dari hidup dengan mengkonsumsi miras, dan di tengah kekacauan perasaannya dia mulai mengutuki TUHAN. Kata-kata makian mengutuki nasibnya maupun TUHAN seperti yang sering terdengar di film-film terus keluar dari mulutnya.

 

Pada saat itu setan yang bertugas menampi orang itu berseru kepada penghulu udara yang mengawasinya, “Satu orang sudah selesai!” Ketika tanda itu diteriakkan, terlihat banyak roh setan yang berwarna hitam langsung menyerbu dan masuk ke dalam diri orang itu dan menetap di dalamnya mendatangkan kehancuran dan penderitaan yang lebih parah.

 

Ada lagi orang Kristen yang terbaring di rumah menderita sakit. Setan terus menyerang dengan menimpakan rasa sakit yang pedih, tetapi dia menyerahkan hati dan hidupnya kepada TUHAN. Walaupun tubuhnya lemah, dia terus memuji TUHAN dan percaya bahwa semua yang terjadi adalah seijin TUHAN untuk kebaikannya. Dari mulutnya tidak keluar sumpah serapah atau mengutuki TUHAN tetapi selalu penyerahan diri dan ucapan syukur.

 

Pada saat dia tetap menjaga hati dan mulutnya untuk bersyukur dan memuji TUHAN, maka serangan setan digagalkan dan kemudian ROH KUDUS menolong memulihkan kesehatan dan keadaan keluarganya.

Alkitab menyatakan bahwa di masa-masa akhir ini sedang terjadi masa penampian, di mana Tuhan akan membuat pembedaan antara orang benar dan orang fasik, orang yang sungguh-sungguh di dalam Dia dan orang yang tidak sungguh-sungguh, orang yang taat dan yang tidak taat. “Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.” (Matius 3:10) dan “Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.” (Matius 3:12).

 

Pembacaan firman hari ini berbicara tentang penghakiman terakhir.  Pada saat kedatangan-Nya bersama para malaikat-Nya Kristus akan datang sebagai Hakim, Ia akan mengumpulkan semua bangsa di muka bumi ini dan Ia akan membuat pemisahan: “…menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.” (Matius 25:33). Alkitab menyatakan bahwa penghakiman Tuhan ini dilandaskan pada bagaimana seseorang menyatakan kasih dan kepeduliannya terhadap mereka yang lapar, haus, terpenjara dan sebagainya. Yang menjadi pertanyaan: kita ini termasuk kelompok yang mana? Kelompok domba atau kelompok kambing?

 

Inilah karakter domba yang berkenan di hati Tuhan: 1. Domba peka akan suara gembalanya. Ada tertulis: “…domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.” (Yohanes 10:3). Kristus adalah Gembala kita. Agar kita peka mendengar suara Gembala, kita harus mempertajam pendengaran kita untuk mendengar firman-Nya setiap hari.  Firman Tuhan adalah suara Gembala. 2. Domba mengenal gembala dengan baik. “…Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku” (Yohanes 10:14). Untuk dapat mengenal Tuhan dengan benar kita harus memiliki persekutuan yang karib dengan Dia. Tanda orang mengenal Tuhan adalah taat melakukan kehendak-Nya.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *