Minggu, 16 Januari 2022

TAHUN PENAMPIAN (7)

 

Ayat Bacaan Hari ini: 1 Petrus 4:12-19

 

Ayat Hafalan: Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah? 1 Petrus 4:17

 

Hari-hari ini kita seringkali melihat banyak kejatuhan rohani dimana-mana , banyak yang mulai perlahan-lahan menjadi sekulerisme dan humanisme, tidak memperdulikan agama banyak tadinya on fire melayani Tuhan tetapi pada akhirnya mundur satu-satu, banyak awalnya bergairah bersekutu bersama tetapi pada akhirnya menjadi kendor. Alkitab dengan tegas mengatakan “Jangan padamkan roh” tetapi biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Kita sedang berada dalam masa penampian, kita benar-benar diseleksi oleh Tuhan sendiri sampai kita didapati benar-benar murni. Sebab itu perlumya kita menguji motivasi dan hati kita setiap hari dihadapan Tuhan, apakah kita memliki agenda yang tidak memuliakan Tuhan? Jika ya segeralah gantikan agenda itu  dan mulailah belajar untuk memprioritaskan Tuhan. Selanjutnya kita juga harus memeriksa apakah yang menjadi tujuan utama kita melayani pekerjaan Tuhan? Banyak orang berlomba-lomba menjadi pendeta karena terpanggil untuk bekerja diladang Tuhan ,membawa jiwa-jiwa yang terhilang kepada Kristus , tetapi banyak juga yang mulai salah arah seperti menjadikan pelayanan sebagai sambilan atau profesi semata dan tidak sedikit juga ditemukan banyak hamba Tuhan yang terjebak dalam Cinta uang /materialistis (roh Yudas).

 

Proses penampian merupakan sebuah metode pemisahan gandum dari sekam yang telah digunakan sejak jaman dulu. Penampian biasanya dilakukan dengan melempar hasil panen ke udara agar angin meniup sekam yang ringan, sementara gandum yang lebih berat jatuh ke tempat penampi. Pada tahapan proses ini, gandum dan sekam (debu jerami) bila dilihat begitu saja akan nampak sama. Bulir gandum yang berisi dengan sekam yang kosong akan nampak sama, akan tetapi ketika ditampi, angin akan meniup keduanya, dan bulir gandum yang berisi akan jatuh, sedangkan sekam yang kosong itu akan terbawa angin. Gandum berbicara tentang setiap orang beriman yang hidupnya benar di hadapan Tuhan. Sedangkan debu jerami atau sekam adalah setiap orang yang imannya kosong dan tidak berbuah. Kedua tipe orang ini secara lahiriah kelihatannya sama, akan tetapi Tuhan tahu sampai kedalaman hatinya. Tuhan tahu mana yang berisi dan mana yang kosong. Penampian juga berbicara tentang ujian-ujian yang akan dihadapi setiap orang untuk membuktikan kesetiaan mereka kepada Tuhan. Setiap tokoh dalam Alkitab pernah mengalami ujian kesetiaan ini. Dan ujian itu merupakan peristiwa-peristiwa sehari-hari, persoalan dan masalah, tantangan dan godaan, yang akan memperlihatkan sifat asli dari kita. Apakah dalam situasi sulit atau godaan dosa, kita dapat tetap berpegang teguh kepada Tuhan?

 

Berbagai ujian hidup itu ibarat kita sedang ditampi oleh Tuhan, apakah kita kosong atau kita berisi? Keadaan kosong atau berisi bukanlah suatu keadaan yang tidak dapat diubahkan, akan tetapi sikap dan iman kita kepada Tuhan akan menentukan apakah kita ini kosong atau berisi. Tuhan Yesus Kristus lah yang akan menghakimi setiap orang menurut perbuatannya. Alkitab menyebutkan bahwa Tuhan Yesus adalah Hakim atas segala hakim dan Ia akan menghakimi dunia ini. Barangsiapa yang percaya kepada Tuhan Yesus tidak akan dihakimi, tetapi barangsiapa tidak percaya ia sudah berada di bawah hukuman.

 

Kebenaran ini haruslah kita sikapi dengan tindakan untuk percaya kepada Hakim Agung yaitu Tuhan Yesus Kristus. Firman Tuhan adalah kebenaran, oleh karena itu, sikap seorang yang benar adalah mau menuruti kebenaran itu dan hidup di dalam kebenaran. Kebenaran yang sekarang ini harus kita tindaklanjuti adalah “sudahkah kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus?”  Bila belum, maka sekarang ini adalah waktunya bagi kita untuk bertindak dan percaya kepada-Nya.

 

Happy Sunday jemaat Imra yang dikasihi Tuhan Yesus, selamat menikmati anugrahNya sepanjang hari ini…Tuhan Yesus memberkati!

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *