Minggu, 21 April 2024

IMAN & TEROBOSAN KEUANGAN (7)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Ibrani 13:1-25

 

Ayat Hafalan: Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Ibrani 13:5

 

(Sambungan…)

 

Bila anda ingin melihat keuangan anda diberkati oleh Tuhan, ada 3 prinsip yang Tuhan ajarkan kepada anak-anakNya:

 

2. Jangan menjadi hamba uang,

kita dipanggil untuk menjadi penata uang, bukan hamba uang

Alkitab memanggil kita sebagai “penatalayanan”, yaitu orang yang menata, memutuskan, mengatur keuangan untuk dipakai bagi tujuan yang Tuhan kehendaki.

 

Alkitab berkata, “Terlebih bahagia orang yang memberi daripada menerima”

Jangan jadi hamba uang, kita tidak didesain menjadi hamba, tapi kita didesain menjadi orang yang menata.

Ibrani 13:5-6, “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman, “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: “Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?”

 

Darimana kita tahu kita hamba uang atau bukan?

Apakah kita menghargai kata “cukup” atau tidak?

Dengan kata “cukup”, kita tidak akan dikuasai ketakutan dari dalam, dan kita bisa menikmati kehidupan, karena Tuhan sekali-kali tidak akan meninggalkan kita kalau kita berani untuk menghargai kata “cukup”. Alkitab mengajar kita kata “Cukup”, supaya kita tidak menjadi tamak, ketamakan akan mengarahkan kita kepada celaka dalam hidup.

 

Filipi 4:11-13, “Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”

 

Dengan menghargai kata cukup, kita tidak akan gugur karena realita-realita kehidupan, baik pada waktu kekurangan maupun waktu kelimpahan.

 

3. Bikin baik saja, jangan pernah mengatur Tuhan dalam membalas kita

“Anda tidak akan bisa menikmati satu hari yang sempurna-perfect, tanpa anda melakukan sesuatu untuk orang yang tidak dapat membalasnya untuk anda”

 

Kita telah biasa berpikir dengan konsep mental cari untung, kalau saya kasih dia sekian, dia bisa balas apa untuk kita?

Padahal, ada sebuah kepuasan dan kebahagian dalam level tertentu ketika kita membuat kebaikan pada orang yang tidak dapat balas kepada kita.

Kalau mau tolong orang tolong aja, kalau mau lempar senyum, senyum aja, ga usah harapkan orang balas dengan ekspektasi kita yang berlebihan.

 

Matius 6:2-4, “Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

 

Sedekah = ekspresi murah hati dengan cara memberi kepada orang miskin, orang kecil, orang kekurangan, tanpa mengharapkan balasan.

 

Balasan itu KEDAULATAN TUHAN, kalau mau bikin baik buat aja, jangan harapkan balasan dari orang.

 

Konsep yang berpikir kalau memberi harus ada reward/balasan, itu berarti mengatur Tuhan, berarti kita hamba uang. Tuhan kita tahu kok memberkati kita, memiutangi Tuhan ketika kita memperhatikan orang lain, tahu membalas kita dalam kedaulatan Tuhan, tapi bagian kita adalah miliki konsep yang benar.

 

Happy Sunday jemaat Imra yang diberkati Tuhan Yesus

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *