Minggu, 08 Mei 2022

GADIS YANG BIJAKSANA & GADIS YANG BODOH (8)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Matius 25:1-13

 

Ayat Hafalan: Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam. Matius 25:8

 

Siapa yang Tuhan maksud dengan gadis-gadis bodoh? Bagaimana letak kebodohan dari gadis yang bodoh itu? Ketika gadis bodoh mendengar beberapa orang bersaksi bahwa Tuhan telah kembali, mereka tidak memperhatikan untuk mendengarkan suara Tuhan untuk menyambut-Nya, tetapi memperlakukan kedatangan Tuhan kembali berdasarkan gagasan dan imajinasi mereka. Selama penampakan dan pekerjaan Tuhan tidak sesuai dengan gagasan mereka, mereka menolak untuk menerimanya, dan akhirnya kehilangan kesempatan untuk menyambut Tuhan, akan ditinggalkan dan disingkirkan oleh Tuhan. Ambil contoh orang Farisi pada masa itu. Mereka tidak memperhatikan untuk mendengarkan suara Tuhan, tetapi menunggu Mesias menurut interpretasi literal dari kitab suci. Tidak peduli seberapa dalam khotbah Tuhan Yesus, mereka tidak menerima Dia selama Dia tidak disebut Mesias. Akibatnya, mereka memakukan Tuhan Yesus di kayu salib dan dihukum oleh Tuhan. Dapat dilihat bahwa berpegang pada gagasan mereka dan tidak mendengarkan suara Tuhan adalah letak kebodohan gadis bodoh.

 

Dari persekutuan di atas, kita akan dapat memahami perbedaan utama antara gadis yang bijaksana dan yang bodoh: Ketika gadis bijaksana mendengar kabar kedatangan Tuhan, mereka dapat secara aktif mencari dan menyelidiki, memperhatikan mendengarkan suara Tuhan, dan akhirnya menyambut Tuhan, menghadiri pesta perjamuan bersama-Nya dan menerima keselamatan-Nya. Namun, gadis yang bodoh tidak memperhatikan untuk mencari dan menyelidiki berita kembalinya Tuhan, mereka juga tidak fokus pada mendengarkan suara Tuhan untuk menyambut Tuhan. Sebaliknya, mereka berpegang pada gagasan dan imajinasi mereka sendiri, dan akhirnya mereka kehilangan kesempatan untuk menyambut kedatangan Tuhan, dan ditinggalkan serta disingkirkan oleh Tuhan.

 

Sekarang kita berada di akhir zaman, dan nubuat kedatangan Tuhan sebagian besar telah digenapi. Ini adalah momen kritis untuk menyambut kedatangan Tuhan. Ketika kita mendengar seseorang memberitakan kabar kembalinya Tuhan Yesus, kita harus menjadi gadis yang bijaksana, secara aktif mencari dan menyelidiki untuk melihat apakah itu suara Tuhan, dan apakah itu ekspresi kebenaran. Begitu kita mengenali suara Tuhan, kita harus segera menerimanya, dan kemudian kita akan menyambut Tuhan dan menghadiri pesta perjamuan bersama-Nya.

 

Kita tahu bahwa hanya gadis bijaksana yang dapat menyambut Tuhan, dan gadis yang bodoh ditinggalkan dan disingkirkan oleh Tuhan. Sekarang ini adalah akhir zaman, dan nubuat kedatangan Tuhan sebagian besar telah digenapi. Kita semua ingin menjadi gadis yang bijaksana untuk menyambut Tuhan, dan tidak ingin menjadi gadis yang bodoh untuk ditinggalkan dan disingkirkan oleh Tuhan. Happy Sunday…

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *