Selasa, 07 Mei 2024

ERAT DENGAN ROH KUDUS (2)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Kisah Para Rasul 1:1-26

 

Ayat Hafalan: Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.” Kisah Para Rasul 1:5

 

Sebelum terangkat ke sorga, Tuhan Yesus berpesan kepada murid-murid-Nya untuk tinggal di Yerusalem, jangan melakukan aktivitas apa-apa sampai Roh Kudus dicurahkan atas mereka. Pesan ini bisa kita maknai bahwa Roh Kudus adalah penolong terpenting dalam perjalanan selanjutnya dari pelayanan murid-murid sepeninggal Tuhan Yesus. Bahwa murid-murid tidak akan bisa dengan penuh makna menjalankan peran yang tersedia bagi mereka tanpa kehadiran dan pertolongan Roh Kudus.

 

Dan yang selanjutnya terjadi adalah;

* Pencurahan Roh Kudus di Kamar Loteng

* Petrus berkotbah dan 3.000 orang bertobat

* Gereja Mula-mula bertumbuh secara luar biasa

 

Itu semuanya membuktikan kebenaran yang secara implicit ada di dalam pesan Tuhan Yesus tersebut, bahwa setelah penantian 10 hari di Yerusalem, pencurahan Roh Kudus adalah trigger (pemicu), yang kemudian menjadi growing power Gereja Mula-mula.

Apa yang kita lihat dari kejauhan itu, adalah peran Roh Kudus:

Menjadi sumber kekuatan Gereja

Mendesain gaya hidup bergereja

Merancang target-target perluasan Gereja

Menetapkan penugasan-penugasan

 

Peran-peran dalam skala korporat itu sesungguhnya adalah kumpulan dari peran-peran Roh Kudus dalam setiap pribadi murid-murid. Dengan demikian – dalam konteks kehidupan kita masa kini, peran-peran yang sama seharusnya eksis dalam perjalanan hidup dan kontribusi kita kepada Gereja di akhir jaman ini.

 

1. DIA Menaruh Visi Allah Dalam Hidup Kita

Ini adalah horison hidup kita, satu arah perjalanan profetik hidup kita yang kemudian akan mengerucut kepada satu titik sasaran.

 

Ketika Elisa sedang membajak di ladang ayahnya dengan 12 pasang sapi, Elia lewat disana dan melemparkan jubahnya. Dari titik itu, seluruh pengejaran Elisa hanya tertuju kepada jubah Elia. Sementara banyak murid Elia yang lain terhenti di Gilgal, Bethel dan Yerikho, dia lanjutkan pengejarannya sampai menyeberang sungai Yordan. 1 Raja-raja 19:19-20 dan 2 Raja-raja 2:12-14

 

Pengertian tentang destinasi yang Allah tetapkan bagi perjalanan hidup kita; begitu spesifiknya. Itu akan berubah menjadi cita-cita rohani kita. Itu tidak berkaitan dengan kalkulasi-kalkulasi apapun yang biasa kita pakai kalau kita ingin memutuskan sebuah pilihan dalam hidup;

* Kalau ingin kaya, jadilah pengusaha

* Kalau ingin terkenal, jadilah bintang film

Dan seterusnya.

Ketika Allah mendownload visi-Nya kedalam hati kita, itu menyingkirkan segala kalkulasi macam itu. (Bersambung…)

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *