Minggu, 05 Desember 2021

A GIFT FROM GOD (5)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Roma 6:15-23

 

Ayat Hafalan: Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Roma 6:23

 

Hadiah apakah yang paling indah yang pernah anda dapatkan? Benda-benda yang harganya mahal, sebuket bunga mawar dihiasi pita dengan kartu ucapan, kue ulang tahun yang besar, atau kado yang lainnya?

 

Pernahkah anda mendengar cerita seperti berikut. Ada seorang anak kecil yang menyiapkan sebuah kado untuk ayahnya. Lalu tepat di hari ulang tahun, sang ayah membuka sebuah bungkusan besar diikat dengan pita cantik. Setelah kertas kado dibuka, sang ayah melihat sebuah kotak.

Tak sabar ia mengkocok kotak tersebut dan menempelkan telinganya. Penasaran ingin tahu kira-kira apa isi kado dari sang anak. Namun, tak terdengar apapun. “Bukalah ayah,”kata si anak.

Ayahpun membuka kotak itu, dan dengan perasaan kecewa ia menemukan kotak itu kosong. Tak ada benda atau kartu apapun disana. Dengan perasaan ingin marah karena seperti dipermainkan sang ayah bertanya,”Apa maksudmu memberikan ayah kotak kosong?”

Lalu dengan menitikkan air mata si anak berkata dengan terbata-bata, “Ayah, aku memasukkan beribu-ribu cintaku ke dalam kotak besar itu untuk ayah.”

Dengan perasaan malu dan terharu sang ayah memeluk anak itu dan berkata,”Maafkan ayah ya, hadiahmu sangat indah dan berharga, ayah sangat mengasihimu nak.”

 

Terkadang kita sebagai manusia memandang pemberian berupa benda-benda adalah hal yang menyukakan hati kita. Kita mengharapkan sebuah pemberian yang besar, berharga menurut ukuran kita dan nyata.

 

Tidakkah kita tahu ada sesuatu yang jauh lebih berharga dari pada benda-benda tersebut? Yaitu sebuah hati. Ya, hati dengan kasih yang tak terhitung jumlahnya yang kita terima dari orang-orang di sekitar kita entah dari keluarga kita, pasangan kita, teman-teman kita, serta yang paling indah adalah hati yang sungguh Tuhan berikan pada kita. Sekalipun mata kita tidak dapat “melihat”nya, tetapi Ia memberikan hatiNya yang tulus dan penuh kasih kepada kita. Terbukti ketika Ia rela dan mau memilih untuk menjadi Bapa kita sehingga kitapun dijadikanNya juga sebagai anak-anakNya.

 

HatiNya sebagai seorang Bapa lebih berharga dari pemberian apapun yang pernah kita dapatkan.

Tidak banyak barang berharga yang dijual murah. Dan lebih sedikit lagi barang berharga yang gratis. Namun, hadiah yang paling penting di antara segalanya, yaitu keselamatan adalah gratis. Padahal keselamatan itu tak tenilai harganya. Keselamatan itu dapat diperoleh dengan cuma-cuma karena, sebagaimana sebuah lagu pujian yang mengingatkan kita, “Yesus membayar semuanya”. Tak seorang pun dapat memperoleh keselamatan dengan usahanya sendiri (Efesus 2:8,9). Kita hanya perlu percaya dan menerima karunia hidup kekal yang ditawarkan Allah (Roma 6:23). Keselamatan itu gratis, tetapi harganya sangat mahal. Oswald Chambers menulis, “Pengampunan, yang dapat kita terima dengan sangat mudah, dibayar dengan penderitaan di Kalvari.”

 

KESELAMATAN KITA SANGATLAH MAHAL BAGI ALLAH TETAPI BENAR-BENAR GRATIS BAGI KITA, maukah kita menerimanya?

 

Selamat hari Minggu, jemaat Imra yang disayang Tuhan, Tuhan Yesus memberkati!

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *