Sabtu, 18 September 2021

TUHAN MENYUKAI KERENDAHAN HATI (6)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Yakobus 4:1-10

 

Ayat Hafalan: Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu. Yakobus 4:10

 

Kerendahan hati membuat kita selalu menyadari kelemahan kita dan bergantung kepada anugerah Tuhan. Dengan kata lain, kerendahan hati adalah sikap hati untuk tunduk dalam  penyerahan diri kepada Tuhan sehingga kita berusaha untuk menyenangkan hati Tuhan (bukan diri kita sendiri) di dalam segala perbuatan kita (Yak 4:10).  Ciri orang yang rendah hati adalah selalu mengandalkan Tuhan. Orang yang rendah hati mengerti bahwa kemampuannya terbatas sehingga selalu bergantung kepada Tuhan, yang berarti menyadari bahwa hidup ini seperti tanah liat yang siap untuk menerima pembentukan Tuhan (diambil/dipisahkan dari tanah liat asal, dibanting, dipukul-pukul, ditata, dijemur, dibakar sampai semua proses itu selesai). Kerendahan hati akan membuat kita tidak menjadi tinggi hati ketika Tuhan mengangkat kita, karena kita menyadari semua itu adalah kasih karunia.

 

Tuhan Yesus Kristus ingin menunjukkan kepada kita contoh paling baik dari kerendahan-hati. Pada waktu ditanyakan oleh para pemuka Yahudi, dengan siapa Dia menyamakan diri-Nya, Yesus menjawab: “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikit pun tidak ada artinya” (Yoh 8:54). Yesus menghindar dari puji-pujian dan penghormatan orang banyak. Ia juga menanggung dengan sabar segala cemoohan, ejekan, siksa dan penganiayaan atas diri-Nya. Malah pada malam sebelum kematian-Nya di kayu salib, Ia membasuh kaki para murid-Nya (lihat Yoh 13:1-15). Setelah pembasuhan kaki itu, Yesus berkata: “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu” (Yoh 13:14-15).

 

Yesus mengajarkan kepada para murid-Nya (segala zaman) tentang pentingnya kerendahan hati! Ia mengajar para murid-Nya: “Siapa saja yang ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan siapa saja yang ingin menjadi yang pertama di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Mat 20:26-28). Yesus bahkan mati di kayu salib, suatu kematian yang memalukan di mata manusia. Satu lagi perkataan Yesus yang patut dicatat di sini: “Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Mat 23:12). Tuhan telah memberikan pada kita contoh yang sempurna dalam hal kerendahan hati, yaitu melalui Yesus Kristus. Itu sebabnya Yesus sendiri menyatakan: “….dan belajarlah pada-Ku karena Aku lemah lembut dan rendah hati,…” ( Mat 11:29 ). Kerendahan hatiNya tercermin dalam dua hal utama: Pertama, untuk menyelamatkan kita, Yesus yang adalah Tuhan mau menjelma menjadi manusia, tergantung sepenuhnya kepada Allah Bapa. Alkitab mengatakan bahwa Yesus, “walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai sesuatu yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia… Dan Ia merendahkan diriNya dan taat sampai mati di kayu salib” ( Fil 2:5-8 ). Kedua, Yesus merendahkan diri dengan ketaatan-Nya untuk melaksanakan tugas misi yang diterima-Nya dari Allah Bapa, yaitu untuk menyelamatkan kita, para pendosa (Rom 5:8), termasuk dengan segala keadaan yang berkaitan dengan tugas penyelamatan itu. Seluruh hidup-Nya adalah cerminan kerendahan hati yang sempurna: lahir di kandang hewan, hidup miskin sepanjang hidupNya di dunia (2 Kor 8:9), dipukuli, dihina, difitnah padahal tidak bersalah, dilucuti pakaian-Nya, dianiaya sampai akhirnya mati di salib.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *