Minggu, 27 Juni 2021

TUBUH MANUSIA (7)

 

Ayat Bacaan Hari ini: 1 Korintus 12:12-31

 

Ayat Hafalan: Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. 1 Korintus 12:27

 

(Sambungan…)

 

Jadi sebelum ditebus oleh Kristus, manusia itu budak dosa, namun setelah ditebus oleh Kristus, manusia menjadi hamba kebenaran atau hamba Kristus Yesus. Manusia tidak benar benar bebas. Tidak bebas merokok, Tidak bebas cari pelacur, tidak bebas berbohong, tidak bebas menipu tidak bebas mencuri, tidak bebas balas dendam, tidak bebas membunuh. Orang yang belum menjadi Kristen, juga tidak bebas. Mereka memang bebas untuk berbuat dosa, tetapi sebenarnya tidak bebas juga, sebab mereka terikat dengan dosa. Keinginannya tidak bisa terbendung. Kalau enggak bohong rasanya gatal. Kalau tidak balas dendam, rasanya tidak enak. Kalau tidak merokok rasanya gelisah. Jadi mereka yang belum bertobat juga tidak bebas. Mereka bebas berbuat dosa tetapi terikat oleh dosa, karena mereka harus melakukan dosa dosa itu. Orang yang belum Kristen menyebut orang Kristen diikat oleh gereja. Pagi pagi mesti bangun ke gereja. Orang Kristen melihat non Kristen juga tidak bebas. Lalu siapa yang bebas? Tidak ada yang bebas.

 

Sebelum menjadi Kristen kita menyerahkan anggota tubuh kita menjadi hamba dosa. Setelah Kristen, kita menyerahkan anggota tubuh menjadi hamba kebenaran. Lalu bedanya dimana? Bedanya adalah ada kerelaan dan kesukaaan berbuat kebenaran. Diri kita bukan milik kita sendiri lagi, melainkan milik Kristus. Tubuh kita adalah bait Allah. Inilah yang harus menjadi motto hidup kita, bahwa diri kita sudah dibeli dan hidup kita bukan milik kita lagi. Prinsip hidup bahwa diri kita bukan milik kita lagi, tetapi merupakan tempat kediamannya Allah, seharusnya membuat kita untuk sungguh-sungguh hidup dalam kekudusan. Ralph Waldo Emerson mengatakan: “A man is what he thinks about all day long”. Manusia adalah apa yang dia pikirkan sepanjang hari. Orang Kristen di Korintus memikirkan bahwa segala sesuatu halal bagi mereka. Prinsip hidup ini dijadikan alasan oleh mereka untuk melakukan dosa seksual. Dan itulah keberadaan mereka, hidup dalam perzinahan. Mereka hidup sesuai dengan apa yang mereka pikirkan. Namun Paulus mengatakan: memang segala sesuatu halal, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun. Orang orang Kristen di Korintus dalam 1 Korintus 6:13 berpikiran bahwa karena makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan, maka tubuh juga untuk percabulan. Mereka menganggap bahwa perut dan makanan saling bergantung satu sama lain, oleh sebab itu tubuh dan seks juga saling bergantung satu sama lain. Mereka juga berpikiran bahwa seks dan makanan akan dibinasakan oleh Allah karena seks dan makanan hanya terbatas di bumi ini saja. Pikiran atau konsep yang seperti itulah yang membuat mereka melakukan percabulan sama seperti makan nasi. Namun Paulus meluruskan konsep mereka dengan mengatakan bahwa tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan dan Tuhan untuk tubuh. Tubuhmu adalah anggota Kristus. Tubuhmu adalah bait Allah. Masakan anggota Kristus atau bait Allah diambil dan dipakai untuk percabulan.

 

Kita melihat bahwa konsep hidup yang salah mengakibatkan tindakan yang salah. Konsep yang benar akan mengakibatkan tindakan yang benar. A man is what he thinks. Manusia itu adalah apa yang dia pikirkan. Ketika kita sadar bahwa diri kita bukan milik kita lagi tetapi sudah dibeli oleh Kristus, maka kita tidak akan menyerahkan anggota tubuh Kristus ini kepada percabulan, atau kepada dosa. Pepatah Tionghoa mengatakan: Kalau kamu jadi ayam, maka jadilah ayam yang baik. Kamu nikah sama siapa, kamu jadi nyonya siapa. Suamimu ayam, kita nyonya ayam. Suamimu monyet, kita nyonya monyet. Suami kita kucing, maka kita nyonya kucing. Kita sudah dibeli oleh Kristus, jadilah Nyonya Kristus yang baik, atau dengan kata lain jadilah pengikut Kristus yang baik. Tinggalkan kehidupanmu yang berdosa, kembalilah kepada Allah. Hiduplah sesuai dengan statusmu sebagai orang orang yang telah dibeli dengan harga yang mahal. Permuliakanlah Allah dengan tubuhmu.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *