Senin, 01 Maret 2021

SPIRITUAL JOURNEY (1)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Mazmur 84:1-13

 

Ayat Hafalan: Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion. Mazmur 84:8

 

Jemaat Imamat Rajani, selamat datang di bulan Maret 2021. Tidak terasa kita sudah memasuki bulan ketiga di tahun 2021 ini, kalau kita masih bisa menikmati hidup sampai hari ini, semua karena kebaikan dan anugrah Tuhan Yesus semata. Karena itu mari kita membalas kebaikan Tuhan dengan hidup sungguh-sungguh mencintai Tuhan dan melakukan semua Firman-Nya. Nah di bulan maret ini, Firman Tuhan menuntun kita untuk belajar mengenai spiritual journey atau perjalanan rohani bersama Tuhan Yesus. Mari bersama kita membuka hati agar Firman Tuhan yang ditabur didalam renungan-renungan sepanjang bulan Maret ini tidak kembali dengan sia-sia, tetapi akan bertumbuh dan menjadikan setiap kita umat yang lebih dari pemenang.

 

Sebagai orang Kristen, perjalanan rohani merupakan proses dari sebuah pertumbuhan iman. Dalam perjalanan rohani, seseorang akan menemukan beragam pengalaman iman melalui situasi suka dan duka. Dan di setiap pengalaman itulah, Tuhan membawa seseorang pada pengenalan akan diri-Nya sehingga kehadiran dan keintiman dalam hubungannya dengan Tuhan merupakan suatu pengalaman yang indah bagi setiap orang Kristen. Pengalaman-pengalaman rohani memberikan kepuasan tersendiri dan memberikan kedamaian dalam diri, dan melalui perjalanan rohani orang percayai dapat memaknai pentingnya hidup tinggal di dalam Kristus.

 

Dalam kekristenan, pengenalan akan Allah yang datang karena kerinduan yang mendalam, akan membawa perjalanan rohani seseorang menjadi begitu menarik. Menarik karena perjalanan rohaninya menjadi sebuah pengalaman yang indah, berpetualang dan memperoleh pelajaran yang indah dari Allah sehingga pengenalannya tentang Allah secara pribadi merupakan sebuah eksklusivitas antara dirinya dengan Allah. Banyak orang menyadari pentingnya spiritualitas namun tidak semua orang mau mengambil keputusan menempatkan spiritualitas sebagai hal yang penting dalam  hidupnya. Dunia hari-hari ini memberikan semua hal yang berkaitan dengan kenikmatan, pemuasan sesaat, dan berpusat pada tubuh fisik dan bukan pada spiritual. Merupakan godaan terbesar bagi murid Kristus untuk memilih melakukan perjalanan rohani untuk mengenal Kristus secara pribadi atau memilih perjalanan bersama dunia untuk menikmati semua kenikmatan yang sementara dan kehilangan Kristus. Dan itu yang dialami oleh Demas   “karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia” (2 Timotius 4: 10). Kenikmatan dan indahnya dunia dapat mengubah cinta seseorang sehingga berpaling dari Kristus. Sebuah pilihan antara mencintai dunia atau mencintai Kristus. Dan diantara dua  pilihan itu akan menentukan arah perjalanan rohaninya.

 

Perjalanan Rohani di Semua Musim

 

Adakalanya perjalanan rohani tidak seperti yang kita duga, dimana ada musim-musim kehidupan yang harus kita lewati, dan di dalamnya ada pasang surut yang menyertai, termasuk kegairahan rohani maupun kelesuan rohani. Namun perjalanan rohani dari orang-orang percaya diibaratkan seperti cahaya fajar yang semakin terang hingga rembang tengah hari. “Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari” (Amsal 4:18). Bahkan Daud dalam Mazmurnya berkata bahwa orang percaya dalam perjalanannya, mereka akan berjalan makin lama makin kuat. (Mazmur 84:6-8) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat. Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion. (Bersambung…)

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *