Bacaan Firman Tuhan hari ini: Amsal 10:4;12:24-27;13:4

Pengajaran :

Perhatikan firman Tuhan yang disampaikan oleh Salomo, yang mengandung kebenaran luar biasa tentang apa yang ada di dalam hati seseorang. Ia berkata bahwa, “Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan,” (Amsal 13:4). Jadi, bila kita ingin menjadi murid Kristus yang benar, maka kita harus memiliki hati yang benar. Apa yang keluar terpancar dari hati. Orang malas memancarkan isi hatinya yang malas. Kemalasan membuat tangan lamban di dalam bekerja. Hasilnya adalah kemiskinan dan kemelaratan. Tetapi hati yang rajin akan membuat seseorang rajin bekerja. Hasilnya adalah apa yang kita baca dari ayat-ayat di atas tadi. Orang yang memiliki hati yang rajin akan membuat dirinya rajin dan akibatnya adalah ia akan menjadi kaya, berkuasa, memperoleh harta yang berharga dan akhirnya diberi kelimpahan. Sebagai murid Kristus rindukah Anda mengalami segala hasil yang baik dari kerajinan tangan kita? Awalilah hari ini dengan hati yang rajin, karena hati yang rajin akan membuat tangan Anda rajin. Memang tidak seorang pun yang disebut sebagai pemalas, tetapi kita tidak bisa membohongi apa yang ada di dalam hati. Buah-buah dari orang yang rajin akan kelihatan ketika ia mulai bekerja di pagi hari. Hati yang rajin pasti memiliki tangan yang rajin pula.

M 1. Menerima Firman

Baca dan renungkanlah Amsal 10:4; 12:24-27;13:4 dengan sikap  berdoa.

M 2. Merenungkan Firman

1. Bacalah ayat-ayat di atas, temukan apa jawaban terhadap tangan yang lamban?
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

2. Perhatikan ayat-ayat di atas, sebutkan apa hasil dari tangan yang rajin?
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M 3. Melakukan Firman
Buatlah komitmen memiliki hati yang rajin dan saling mendoakan satu dengan yang lain.

M 4. Membagikan Firman

Cerita kepada mentor Anda apa yang Anda alami ketika hidup dalam keterbukaan?