Bacaan Firman Tuhan hari ini : Filipi 2:1-11

M1: Menerima Firman

Tuhan Yesus adalah teladan utama dalam hal ketaatan.  Dia taat melakukan kehendak Bapa, bahkan sampai mati di atas kayu salib.  Ketika dihadapkan pada cawan penderitaan, Yesus berkata,  ”Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”  (Matius 26:39).  Melakukan kehendak Bapa adalah yang utama dan melebihi segala-galanya.  Yesus berkata,  ”Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengu- tus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.”  (Yohanes 4:34).  Karena ketaatanNya inilah,  ”…Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,” (Filipi 2:9).  Sudahkah kita melakukan kehendak Tuhan dengan penuh ketaatan?  Perhatikan kata ‘taat’ ini, jika kita baca dari depan ke belakang, maupun dari belakang ke depan, pembacaannya sama  (tidak berubah).  Demikianlah, kita dituntut untuk menjadi orang-orang Kristen yang taat sampai akhir hidup kita.  Bukan taat setengah-setengah atau taat pada musim-musim tertentu saja  (jika diberkati, jika disembuhkan, jika keluarga dipulihkan) baru kita mau taat;  tetapi bila sedang susah, krisis, sakit dan sebagainya kita tidak mau taat.  Yang Tuhan kehendaki adalah ketaatan di segala keadaan.  Ketaatan adalah syarat mutlak!  Taat berarti melakukan firman Tuhan dengan setia.  Jika kita taat, pada saatnya kita akan mengalami berkat dan promosi dari Tuhan.

M2: Merenungkan Firman

1. Ketaatan seperti apa yang Tuhan minta dari kita anak-anakNya?

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………..

2. Sudahkah Anda melakukan kriteria yang Tuhan minta? Jika belum mengapa?

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………..

M3: Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang anda dapatkan?

M4: membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yanganda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat Hafalan: Filipi 2:8

“Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”