Selasa, 19 Mei 2020

SEHAT SEUTUHNYA (2)

Ayat Bacaan Hari ini: Amsal 10:1-31

 

Ayat hafalan : “Takut akan TUHAN memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek.” Amsal 10:27

 

Kita semua percaya bahwa umur panjang adalah berkat yang Tuhan sediakan kepada anak-anakNya. Dan inilah yang dikatakan oleh Salomo. Tetapi apa kenyataannya ?Usia masih mudah sudah terkena berbagai sakit-penyakit. Usia masih belia sudah menyimpan berbagai macam penyakit. Apakah janji Tuhan tidak digenapi ?

Orang Kristen banyak salah mengerti saat mereka berbicara tentang berkat kesehatan di dalam Kristus. Memang kuasa Yesus ampuh untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Memang tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh kuasa Tuhan, tetapi kita juga harus mengerti bahwa Tuhan memberikan tubuh ini untuk dijaga dengan baik. Kita masih tinggal di kemah tubuh yang rentan dengan berbagai virus dan bakteri. Yang harus kita lakukan adalah menjaga dengan disiplin makanan yang kita makan dan merawat tubuh ini dengan baik.

Jangan mentang-mentang kesembuhan adalah milik orang percaya lalu kita dengan seenaknya makan “sampah-sampah” untuk tubuh kita. Apakah makanan “sampah” itu ? Makanan-makanan yang tidak ada kandungan gizinya. Sebenarnya ada makanan yang mungkin aman untuk dimakan oleh sebagian orang, tetapi dapat menjadi makanan yang mencelakakan kalau dimakan oleh orang-orang  yang memiliki kadar kolesterol atau gula yang berlebihan. Tidak hanya itu saja, hampir makanan yang kita konsumsi tidak lepas dari campuran MSG (monosodium glutamate). Dan bahan ini memiliki dampak yang buruk untuk kesehatan kita.

Saudara, marilah kita hidup berhikmat. Di samping memperhatikan perkara-perkara di atas kita juga harus memperhatikan keadaan sekeliling kita. Perhatikanlah sekali lagi makanan yang kita makan. Dan peliharalah tubuh kita dengan baik. Berolah raga juga janganlah diabaikan. Paulus berkata, Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang” (1 Timotius 4:8). Banyak orang tidak mau berolah raga dengan alasan “terbatas gunanya” mengacu dari ayat ini. Tetapi mereka lupa bahwa olah raga tetap berguna meskipun gunanya tidak sebesar latihan rohani.

 

Kesimpulan: Jadi ibadah memang tetap nomor satu, tetapi olah raga juga berguna.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *