Minggu, 13 Juni 2021

ROH MANUSIA (7)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Amsal 20:1-30

 

Ayat Hafalan: Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya. Amsal 20:27

 

Sepasang mata yang diberikan Tuhan akan berfungsi baik dengan adanya terang. Jika mata kita berada dalam kegelapan, maka kedua mata kita akan sulit bekerja. Hati pun ada matanya. Mata hati yang berfungsi baik haruslah memiliki terang yang berasal dari Tuhan. Itulah yang akan membuat mata hati kita mampu memahami nilai-nilai kebenaran yang terkandung dalam firman Tuhan, mampu mengingatkan kita untuk menjauhi berbagai bentuk kejahatan dan mengingatkan/menjaga kita agar tidak terjebak pada kesalahan-kesalahan. Seperti halnya sepasang mata fisik kita, mata hati inipun sulit melihat apabila berada dalam kegelapan rohani. Jika Tuhan mengatakan bahwa hati ini harus kita jaga dengan segala kewaspadaan karena dari situlah kehidupan itu terpancar (Amsal 4:23), itu artinya kita harus benar-benar serius menyikapi pentingnya hati. Kita tidak boleh membiarkan hati nurani kita beku sehingga kita tidak lagi peka terhadap peringatan Tuhan dan tega menyakiti orang lain. Sebuah hati yang gelap dan dingin akan membuat kita jauh dari kebenaran, kerap melakukan kejahatan dan tidak lagi memancarkan sebuah kehidupan seperti hakekat manusia diciptakan Tuhan. Kita tahu bahwa Tuhan menganggap penting hati dan kerap mengingatkan kita lewat itu. Apakah Tuhan memberikan lampu atau pelita agar hati kita tetap terang?

 

Sebuah ayat menyatakan bagaimana Tuhan menyediakan lampu bagi hati kita. “Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya.” (Amsal 20:27). Pelita Tuhan. Jika kita analogikan dengan sumber terang yang kita peroleh dalam kehidupan sehari-hari di jaman sekarang maka kita bisa pula mengatakannya seperti ini: Roh manusia adalah bola lampu Tuhan. Ayat ini berbicara mengenai bagaimana Tuhan bisa berfungsi sebagai sumber terang bagi kita, yang bisa menerangi dan membimbing kita secara roh, melalui roh kita. Dari sinilah kita akan bisa mendapat sorotan dengan jelas mengenai segala sesuatu yang sedang terjadi di dalam lubuk hati atau batin kita. Ada banyak orang bahkan dikalangan anak-anak Tuhan sekalipun yang akan lebih tertarik untuk mencari petunjuk dengan jalan atau cara duniawi meski Tuhan sudah menyatakan bahwa jalan terbaik yang kita tempuh seharusnya mengacu kepada petunjuk dan rencana yang telah Dia sediakan untuk kita. Seharusnya kita mengikuti langkah demi langkah sesuai tuntunan Tuhan yang diberikan melalui hati kita, secara roh. Dari Roh Allah kepada roh kita.

 

Oleh sebab itu membiarkan roh kita dipimpin oleh Roh Allah merupakan esensi yang sangat penting untuk diperhatikan. Tuhan menerangi hati kita dengan lewat roh. Hati yang berisi terang dari Tuhan akan mampu menyoroti seluruh batin, searching all in our innermost part, menjaga agar kita tidak kehilangan janji-janji Tuhan lewat berbagai keteledoran, kekeliruan, kesalahan hingga kejahatan yang kita perbuat apabila hidup tanpa disertai hati yang berisi pelita Tuhan. Sebagaimana sulitnya kita hidup sehari-hari tanpa adanya terang, demikian pula akan sulit bagi kita untuk hidup tanpa adanya pelita dalam hati kita. Akan ada banyak hal yang mampu membuat kita terjerumus ke dalam kesesatan jika hati tidak berfungsi baik. Hati nurani gelap tidak akan bisa menyinari batin, menyorot segala hal yang terdalam, paling tersembunyi untuk memastikan kita tidak menyimpan sesuatu yang buruk disana, apakah itu motivasi-motivasi terselubung, niat jahat, konspirasi, dendam, kepahitan dan sebagainya. Adalah sangat penting untuk terus memeriksa hati. Daud berkata “Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku.” (Mazmur 26:2). Ini adalah perkataan dari orang yang rohnya berisi pelita Tuhan, karena Daud tentu tidak akan berani meminta Tuhan menyelidiki hatinya apabila belum ada terang Tuhan dalam hati nurani yang menyoroti seisi lubuk hatinya. Sebuah hati nurani yang tidak memiliki terang Tuhan akan membuat mata hati tidak mampu melihat kebenaran. Kegelapan akan membuat kita tidak mampu untuk menilai sesuatu secara benar. Tuhan tahu itu, dan Dia selalu siap untuk menjadi Penerang bagi kita. Itu akan Dia lakukan lewat roh kita. Pastikan bahwa pelita Tuhan berfungsi dalam roh kita, agar seluruh batin kita terawasi dengan baik. Selamat hari Minggu, Tuhan Yesus memberkati.

 

Melalui roh kita diterangi cahaya Tuhan yang mampu membimbing kita agar keluar dari kegelapan.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *