Kamis, 20 Mei 2021

REVIVAL OF HOLY SPIRIT: KUASA ROH KUDUS (4)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Lukas 4:16-30

 

Ayat Hafalan: “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”Lukas 4:18-19

 

Sebelum terangkat ke surga Tuhan Yesus meminta kepada para murid agar tetap berada di Yerusalem menantikan janji Bapa untuk menerima baptisan Roh Kudus. Para murid tidak akan mampu menjadi saksi tentang semua yang telah mereka lihat,dengar dan alami bersama-Nya tanpa terlebih dahulu diperlengkapi oleh kuasa dari tempat tinggi (Lukas 24:49). Tuhan Yesus sendiri tidak memulai pelayanan-Nya sampai Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa (Kisah Para Rasul 10:38).

 

Dan ketika tiba hari Pentakosta (hari ke lima puluh setelah Paskah atau 10 hari setelah Tuhan Yesus naik ke surga), setelah bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, maka para murid menerima penggenapan janji Bapa yaitu mereka semua dipenuhi Kuasa Roh Kudus. Di mana ada unity sejati di antara orang percaya, maka di situ berkat-berkat Tuhan dicurahkan (Mazmur 133). Baptisan Roh Kudus diberikan bagi para murid pada waktu itu dan bagi kita yang hidup sekarang untuk menerima “kuasa” (Yunani : dunamis). Yang dimaksud dengan menerima kuasa (dunamis; dalam bahasa Indonesia akar kata dari dinamit) adalah:

a. Kemampuan adikodrati/supernatural
Adalah kemampuan melakukan hal-hal yang tidak dapat dilakukan oleh manusia biasa. Contohnya Petrus, dari seseorang yang penge-cut karena menyangkal Yesus dan setelah dibaptis dengan Roh Kudus menjadi seorang yang dengan sangat berani berkhotbah tentang kebangkitan Yesus; sehingga melalui khotbah yang diurapi oleh kuasa Roh Kudus tersebut menghasilkan pertobatan 3000 jiwa.

b. Kuasa adikodrati/supernatural

Adalah kuasa supernatural untuk mengadakan mukjijat, mengusir roh-roh jahat.

c. Kekuatan adikodrati/supernatural
Adalah kekuatan supernatural untuk menghadapi segala macam perkara dan keadaan. Misalnya Paulus, yang cakap menanggung segala perkara baik dalam kekurangan, kelebihan, aniaya, menyangkal kedagingan, berbagai tantangan dan lain sebagainya tapi tidak menjadi lemah dan mundur dari mengiringi Yesus.
Dengan kuasa Roh Kudus, kita diperlengkapi dengan semua yang kita perlukan untuk menjadi saksi, memberitakan karya keselamatan dan kuasa kebangkitan Kristus serta menegakkan Kerajaan Allah di bumi ini dengan ke-efektifan yang besar.

 

Adalah penggenapan janji Allah dalam Yoel 2:28-29 untuk mencurahkan Roh-Nya atas semua manusia pada hari-hari terakhir. Pencurahan kuasa Roh Kudus yang dahsyat ini dimulai dengan para murid yang membuat mereka sanggup bersaksi bagi Kristus. Mereka dipakai Tuhan untuk membawa orang kepada pertobatan dan kepada keselamatan dalam Kristus, sekaligus mempraktekkan kuasa kebangkitan Kristus melalui mukjijat kesembuhan, kelepasan, pemulihan serta mengusir setan-setan di dalam Nama Yesus. Hari Pentakosta merupakan titik awal dari penginjilan ke seluruh dunia. Mereka yang sudah dipenuhi oleh Roh Kudus pasti akan rindu supaya orang-orang yang sudah bertobat dimuridkan (Matius 28:19-20) dan menerima karunia-karunia Roh Kudus agar penginjilan dan pelayanan orang-orang percaya semakin efektif baik di dalam tubuh Kristus sendiri ataupun secara luas sampai ke ujung bumi. Lewat baptisan dalam Roh ini Ge-reja Tuhan menjadi alat yang dipakai untuk melanjutkan karya Kristus dalam dunia ini bahkan melakukan yang lebih besar dari yang telah dikerjakan oleh Tuhan Yesus sendiri. Roh Kudus memberikan karunia kepada Gereja (Roma 12:5-8; 1 Korintus 12:1-14) untuk kepentingan membangun dan memperlengkapi jemaat Tuhan.

( Bersambung…)

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *