Rabu, 19 Mei 2021

REVIVAL OF HOLY SPIRIT: KUASA ROH KUDUS (3)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Kisah Para Rasul 2:14-40

 

Ayat Hafalan: Akan terjadi pada hari-hari terakhir–demikianlah firman Allah–bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Kisah Para Rasul 2:17

 

(Sambungan…)

 

Pada hari-hari terakhir, Tuhan akan mencurahkan Roh Kudus kepada orang-orang, perempuan, laki-laki, anak-anak, anak muda (Kis. 2:17-21). Pentakosta tidak hanya terjadi pada jaman kisah para rasul tapi sampai saat ini. Manifestasi Roh Kudus masih ada sampai saat ini. Kalau kita mmbayangkan manifestasi Roh Kudus seperti jatuh ketika ditumpangtangan saja, itu salah. Manifestasi Roh Kudus adalah ketika kita menjadi saksi-saksi Kristus. Jangan sampai kita menempatkan karunia-karunia Roh Kudus lebih dari kebenaran Firman Tuhan.

Manifestasi Roh Kudus dan karunia Roh Kudus memiliki tujuan, yaitu untuk membangun jemaat dan menjadi saksi Kristus, bukan untuk pembuktian diri bahwa kita lebih hebat, lebih sakti, lebih rohani. Karunia adalah pemberian dari Tuhan. Kita tidak layak, tapi kita dilayakkan (1 Kor 12:7-11)

 

Dalam pelayanan di akhir jaman, kita membutuhkan Roh Kudus agar kita diperlengkapi untuk melayani. Kita boleh minta karunia pada Tuhan, tapi tujuannya adalah untuk melayani Tuhan. Karunia tidak hanya diberikan kepada penginjil, kepada pendeta, hamba Tuhan. Firman Tuhan mengatakan Karunia Roh Kudus diberikan juga untuk setiap murid Kristus.

Roh Kudus Tuhan berikan untuk kita menjadi saksi Kristus. Dengan karunia-karunia Roh yang Tuhan berikan untuk kita diperlengkapi melayani jemaat. Jangan sampai kita apatis dengan karunia-karunia Roh, apalagi dengan Roh Kudus.

Petrus seorang yang penakut. Tapi saat Roh Kudus dicurahkan, Petrus menjadi orang yang sangat berani. Ia bersaksi akan Kristus dan 3000 orang bertobat. Itulah awal jemaat mula-mula yang menjadi awal kebangunan rohani dan kita boleh mengenal Kristus. Kalau dulu murid-muridNya hanya berani ngomong, tapi tidak melakukan. Setelah peristiwa Pentakosta, mereka menjadi seorang yang tidak hanya berbicara tapi melakukan. Karena Roh Kudus yang ada dalam mereka memberikan keberanian dan kekuatan.

 

Apakah saat ini kehidupan rohani Anda tidak mengalami perubahan alias berada dalam kondisi statis? Marilah kita mengoreksi diri dan memohon belas kasihan Allah agar kita untuk bertumbuh dengan cepat dalam kehidupan rohani kita. Kehidupan Kristiani kita tidak seharusnya menjadi statis, sebaliknya, harus dinamis dan bertumbuh dalam proses pertumbuhan sehat ke arah kedewasaan rohani. Dengan kondisi rohani yang demikian kita akan dipakai Roh Kudus untuk menolong jiwa-jiwa yang mati karena tidak memiliki Kristus di dalam hidup mereka.

 

Mari kita bersungguh-bersungguh. Kita mau menerima kuasa dari Tuhan, kuasa dari Roh Kudus. Kita mau rindu akan Roh Kudus yang mengubahkan kita, yang menyadarkan kita akan dosa. Kita minta karunia Roh Kudus untuk memperlengkapi kita dalam melayani jemaat Tuhan.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *