Senin, 19 Juli 2021

REVIVAL IN JOY: BERSUKACITALAH SENANTIASA

 

Ayat Bacaan Hari ini: Filipi 4:1-23

 

Ayat Hafalan: Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Filipi 4:4

 

Bersukacita adalah warna hidup orang beriman. Sukacita adalah identitas hidup orang Kristen. Pengikut Kristus harus selalu hidup dalam ucapan syukur yang ditandai dengan sukacita, dalam segala hal. Inilah yang selalu ditekankan oleh Rasul Paulus kepada semua jemaat termasuk para diaken, penilik jemaat dan teman-teman sepelayanannya. Semua orang percaya harus senantiasa bersukacita di dalam Tuhan.

 

Demikian firman Tuhan hari ini.
“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!” (ay. 4)_

 

Bersukacita senantiasa dalam segala hal, berarti bersukacita baik dalam suka maupun duka, dalam kekurangan dan kelimpahan, dalam kesusahan maupun kesenangan. Susah atau senang, harus senantiasa bersukacita.

 

Mengapa? Karena Kristus mengasihi orang percaya bukan hanya dalam keadaan suka, tapi juga duka. Justeru saat berduka atau bergumul, kasih dan perlindungan serta pertolongan-Nya lebih dirasakan. Bahkan Dia menjadi lebih dekat erat dan melekat mendekap kita dengan belaian kasih-Nya, saat kita bergumul.

 

Allah sekali-kali tidak akan meninggalkan kita. Terutama ketika kita merasa sendiri, sedih, ditinggalkan, dikhianati atau menghadapi pergumulan berat, seberat apapun. Termasuk menghadapi pergumulan Covid 19.

 

Mungkin di antara kita ada yang terpapar Covid 19, baik positif, PDP, ODP, OTG dll. Mungkin bukan kita, tapi keluarga atau saudara kita. Bahkan mungkin ada orang dekat dengan kita yang meninggal karena Covid 19 ini.

 

Sahabat Kristus, nasihat Rasul Paulus adalah kita senantiasa bersukacita dalam segala hal. Ingatlah bahwa Kristus tahu siapa kita dan bagaimana pergumulan kita dan keluarga.

Klaim dan peganglah janji-Nya bahwa Dia tidak akan meninggalkan orang yang percaya kepada-Nya. Yakinlah Dia memiliki maksud yang indah dan luar biasa di balik setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita.

 

Memang penyataan kasih-Nya tak terselami akal. Tapi, nantikanlah kasih karunia yang melampaui akal akan kita terima tepat dan indah pada waktunya. Karena itu tetaplah bersukacita. Jangan kuatir, gelisah atau bersungut-sungut. Kekuatiran tidak mengurangi penderitaan kita. Malah hanya memberatkan hati. Tapi jika kita hidup sukacita meski menderita, Allah pasti menjamah, memulihkan dan memberkati kita. Milikilah sukacita dalam suasana hati yang gembira. Sebab hati yang gembira adalah obat yang manjur bagi yang lemah dan vitamin terbaik bagi yang kuat dan sehat.

 

Sebagai keluarga Kristen, tetaplah hidup dalam sukacita. Berpeganglah pada janji-Nya dan lakukanlah kehendak-Nya. Nantikanlah pertolongan dan kasih karunia-Nya. Kita pasti dibuat terheran-heran oleh perbuatan tangan-Nya yang ajaub. Sebab di dalam Tuhan, mujizat selalu nyata. Amin

 

Selamat bersukacita atas segala kasih karunia Kristus yang tiada berkesudahan. Syukurilah dengan terus menyenangkan hati-Nya. Dalam nama Tuhan Yesus mata rantai virus Corona diputuskan! Indonesia bisa! Ayo lawan virus corona dengan iman dan imun. Keep social and physical distancing.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *