Kamis, 22 Juli 2021

REVIVAL IN JOY: BERSUKACITALAH SENANTIASA

 

Ayat Bacaan Hari ini: Roma 12:9-21

 

Ayat Hafalan: Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! Roma 12:12

 

Rasa senang, bahagia, sukacita memang secara “formal” mempunyai arti yang sama. Akan tetapi bila kita cermati dalam kenyataan sehari-hari, ada perbedaan-perbedaan yang bisa kita rasakan.

 

Senang

Adalah suatu perasaan gembira yang kita rasakan ketika kita mengalami suatu hal yang menyenangkan, misalnya bertemu teman lama.

 

Bahagia

Adalah kesenangan yang disertai perasaan nyaman dan puas, misalnya mendapat promosi jabatan, gaji meningkat.

 

Sukacita

Adalah perasaan yang sama dengan kebahagiaan, tetapi bedanya adalah faktor penyebabnya. Kebahagiaan membutuhkan syarat-syarat atau keadaan-keadaan tertentu yang harus dipenuhi, sedangkan sukacita tidak membutuhkan syarat atau keadaan apapun karena penyebab sukacita dari dalam hati yaitu dari Roh Tuhan.

 

Orang yang bersukacita akan merasa hatinya tenang, rileks dan nyaman. Apapun yang terjadi di sekitarnya tidak membuatnya mudah panik dan gelisah. Jadi tidak selalu orang yang bersukacita memiliki perasaan girang yang meledak-ledak walaupun rasa senang dan gembira adalah dampak dari sukacita, namun lebih dari itu orang yang bersukacita memiliki ketenangan yang stabil. Justru aneh bila seseorang mengaku memiliki sukacita, lalu di suatu saat ia gembira meledak-ledak tetapi cepat panik dan gelisah bila menghadapi masalah.

 

Pembunuh sukacita

 

Pembunuh sukacita antara lain:

 

  1. Kuasa Gelap Kuasa gelap bisa membuat seseorang menjadi ketakutan, kuatir bahkan depresi.“Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan” (Yohanes 10:10a)

 

  1. Ketidaktaatan Ketidaktaatan kepada firman Tuhan akan membuat seseorang jatuh dan terikat kepada dosa. Yohanes 15:10-11, “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”

Ketika seseorang tidak taat kepada firman Tuhan, ia mendukakan Roh Kudus, dan tanpa dipenuhi Roh Kudus tidak mungkin ia mengalami sukacita.

 

  1. Berhala 1 Korintus 10:14, “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala!” Berhala adalah semua hal yang lebih memikat hati kita dibandingkan Tuhan Yesus, yaitu apapun juga yang lebih kita cintai dan kagumi daripada Tuhan Yesus itulah berhala. Sebagai orang Kristen mungkin kita sudah tidak menyembah patung, tetapi ada hal-hal lain yang bisa menjadi berhala seperti keluarga, hobby, pekerjaan bahkan pelayanan bisa menjadi berhala.

 

Kita harus ingat, bahwa Tuhan bisa cemburu bila kita mencintai sesuatu lebih dari pada Dia. Ulangan 32:16,

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *