Kamis, 01 Juli 2021

REVIVAL IN JOY (1)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Amsal 15:1-33

 

Ayat Hafalan: Hari orang berkesusahan buruk semuanya, tetapi orang yang gembira hatinya selalu berpesta. Amsal 15:15

 

Shalom jemaat Imamat Rajani yang dikasihi oleh Tuhan. Oleh anugrah dan kebaikan Tuhan Yesus, hari ini kita memasuki bulan Juli di tahun 2021 ini. Di bulan Juli ini, kita akan sama-sama belajar hal-hal yang baru di dalam hidup kita. Saya sungguh berdoa agar setiap renungan harian disepanjang bulan ini menjadi berkat di dalam kehidupan jemaat Imamat Rajani.

 

Sikap ceria membuat hidup lebih menyenangkan dan tentunya membawa sukacita. Ketika bertemu seseorang yang suka tersenyum dan ramah, suasana hati kita pun ikut semangat. Berbeda dengan saat bertemu orang yang suka mengeluh dan cemberut, energi kita rasanya ikut terkuras. Itulah sebabnya kehadiran orang yang ceria biasanya selalu lebih ditunggu-tunggu. Saat keadaan sedang baik, mudah rasanya menjadi orang yang ceria. Namun, bagaimana cara agar tetap Bahagia atau bersukacita di tengah kesulitan sekalipun? Di tengah situasi global yang masih dibayangi pandemi COVID-19, jangan membuat kita kehilangan sukacita. Namun, memang ada orang yang memiliki pembawaan yang selalu ceria, seakan tidak pernah bersedih. Namun, keceriaan bisa dilatih atau ditumbuhkan. Sejatinya sukacita itu lahir dari hati, bukan bergantung pada situasi. Sukacita juga bukan semata-mata sifat bawaan, melainkan juga merupakan hasil dari keputusan pribadi kita. Menggantungkan sukacita pada sesuatu yang bersifat sementara akan menjadikan kita orang yang moody. Saat bisnis lancar, target tercapai, kesehatan prima, keluarga harmonis, kita bahagia. Namun, saat keadaan tak sesuai harapan, kita menjadi orang yang murung dan pesimis. Beda halnya juga jika kita bergantung pada sesuatu yang kekal.

 

“Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.” – Lukas 10:20

 

Yesus ingin alasan terbesar kita untuk bergembira adalah karena kita telah diselamatkan. Surga, itulah kebahagiaan kekal yang perlu senantiasa kita ingat. Dunia, dengan segala kenikmatan sekaligus kejahatannya, hanyalah sementara. Sebab: “Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur. – 1 Petrus 1:24

 

3 Langkah Menjadi Pribadi Ceria

Pergumulan dan dinamika hidup kerap menyita fokus sehingga kita terkadang lupa pada tujuan surgawi. Karena itu, upayakan suasana hati kita baik setiap hari dengan tiga tips berikut:

 

1. Awali Hari dengan Syukur

Pagi adalah waktu krusial yang menentukan kualitas hidup kita hari itu. Kalau kita malas-malasan atau marah-marah di pagi hari, besar kemungkinan sepanjang hari suasana hati kita akan buruk. Oleh sebab itu, putuskan untuk berbahagia setiap bangun pagi. Bersyukurlah untuk hal sekecil apa pun. Kamu bisa bangun dari tempat tidur, lalu bersaat teduhlah, berdoa mengucap syukur atas istirahat yang boleh Tuhan izinkan, lalu menyiapkan sarapan, atau sekedar ngobrol dengan pasangan atau saudara atau orangtua. Hal-hal ini mungkin terdengar sepele, tetapi sangat patut disyukuri. Bukankah ada banyak orang yang tidak berkesempatan bangun pagi dan beraktivitas, misalnya karena sakit? Daripada mengeluh, memikirkan pekerjaan atau beban, awalilah hari kamu dengan rasa syukur dengan segala anugerah Tuhan yang boleh kamu nikmati setiap harinya. Hati yang bersyukur akan membuat segalanya terasa lebih mudah dan ringan. (Bersambung…)

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *