Rabu, 06 Januari 2021

RENUNGAN SPESIAL: AWAL TAHUN BARU 2021 (3)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Roma 12:1-8

 

Ayat Hafalan: Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Roma 12:2

 

(Sambungan…)

 

Kalau yang kita bicarakan hanya aksesoris, mestinya kita malu. Padahal Tuhan selalu berbicara pada kita tentang hidup, bukan aksesoris. Tetapi begitulah semangat kebanyakan orang Kristen saat ini, yang dipikirkan cuma aksesoris hidupnya, bukan hidupnya itu sendiri. Sebagai orang Kristen, kita sudah terjebak pada pemikiran dunia ini, tapi kita selalu berani menyebut diri sebagai orang Kristen yang beriman, tapi pola pikir kita tidak karu-karuan. Kita berani mengatakan beda dengan produk dunia, padahal sama saja. Kalaupun ada bedanya, kita ke gereja, mereka ke night club, tapi toh akhirnya yang keluar produk yang sama saja. Maka berhati-hatilah. Kalau mau jadi Kristen, jadilah Kristen yang utuh, sehingga tampak berbeda dengan orang dunia, yang membuat orang lain kagum. Dan memang itulah tugas kita untuk membawa orang lain datang kepada Tuhan.

 

Dalam hal waktu, ada istilah kronos dan khairos. Kronos hanya perputaran waktu semata (kronologis). Sedangkan khairos, adalah waktu di mana Tuhan turut serta. Jadi, hari-hari kita hanya kronos jika tidak ada penyertaan Tuhan. Padahal yang paling penting dari hidup kita adalah khairos, yakni pengabdian pada Tuhan, pertemuan dengan Tuhan. Pertemuan dengan Tuhan harus selalu baru dalam pengertian setiap hari kita mengalaminya. Karena apa? Karena pertemuan dengan Tuhan akan bisa memperbaharui hidup kita.

 

Roma 12: 2 Janganlah kau serupa dengan dunia ini tapi berubahlah oleh pembaharuan budimu. Siapa yang mengerjakan pembaharuan dalam diri kita? Roh Allah. Roh Kudus-lah yang bisa memberi pembaharuan yang sejati. Tetapi justru itu tidak kita kejar. Kita hanya sekadar berkata bahwa Roh Kudus memperbaharui, tapi dalam nuansa dan suasana kronos. Ibadah berulang-ulang kita kerjakan, namun dalam suasana kronos. Itulah kesalahan kita selaku orang Kristen, yang berhitung secara kuantitatif dalam ibadah. Kita tidak memerhatikan secara kualitatif, yakni bagaimana sikap iman, dan motivasi di dalam batin. Akhirnya kita munafik.

 

Karena itu, kembalilah pada Alkitab dan firman Tuhan. Perhatikan dirimu, bergaullah dengan Tuhan secara jujur, supaya yang terjadi dalam hidupmu benar-benar khairos. Bukan soal tahun 2021 tahun baru, tetapi barulah karena pemahaman kita akan Tuhan terus bertumbuh. Pengalaman kita bersama dengan Tuhan terus berkembang, membawa kita pada pemahaman yang lebih baik lagi. Maka dengan demikian, kita semakin bijak dalam menilai jaman, dan menilai diri kita, karena ada sesuatu yang baru dan selalu baru di dalam hidup kita.

 

Dan satu hal yang pasti, pembaharuan hanya terjadi di dalam hidup bersama Tuhan. Orang yang dekat dengan Tuhan dan dikuasai Tuhan, semakin bercaha-yalah hidupnya, makin indah pulalah masa depannya. Di dalam takut akan Tuhan kita menemukan kesejatian hidup. Bukankah itu sesuatu yang baru? Karena itu, baru bukan tahunnya, tetapi baru itu sangat bergantung kepada mutu iman: khairos. Adakah Tuhan hadir dalam hidup kita? Jika tidak, menangislah, karena kita tidak mendapatkan yang baru. Masuki tahun 2021 dengan khairos, bersama Tuhan.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *