Jumat, 21 Agustus 2020

RENUNGAN SPESIAL 75 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA 

Ayat Bacaan Hari ini: Kisah Para Rasul 20:17-38

Ayat Hafalan: Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.” Kisah Para Rasul 20:24 

( Sambungan…)

Biarlah kita sungguh sungguh menjadi anak-anak Tuhan yang sadar akan betapa berharganya apa yang sudah Kristus kerjakan. Kristus sungguh-sungguh memerdekakan kita, menjadikan kita manusia baru, memberi kita hati yang baru.Segala hal yang paling berharga sudah diberikan di dalam Kristus. Bahkan uang, seks, kesuksesan, nama-besar, keluarga, dan anak-anak tidak lagi menjadi “tuan” yang memperbudak kita, bahkan keinginan yang paling kita inginkan, yang di luar Kristus, tidak lagi menguasai kita. Kita tahu waktu kita dilepaskan dari hal-hal itu, bahkan sampai kematian pun tidak akan memisahkan kita dari Kristus.

Paulus mengatakan dalam Kisah Para Rasul 20:24 “Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.” Kalimat Paulus yang simple ini menggambarkan true freedom. Kalau kita memiliki sikap hidup demikian, bukankah ini adalah sungguh-sungguh merdeka, bahkan nyawa kita sendiri tidak kita hiraukan. Kita memfokuskan apa yang Tuhan kehendaki, mengerjakan apa yang Tuhan inginkan. Ketika seluruh hidup kita hanya ingin memuliakan Tuhan dan menyenangkan hati Tuhan. Maka disitulah kita mendapatkan kehidupan yang betul-betul merdeka, mendapat kesukaan yang berlimpah-limpah, enjoyment of Him forever.

Biarlah hidup kita boleh mengalami kemerdekaan yang sejati. Ketika kita menerima perjamuan kudus, biarlah kita menyadari betapa berharganya apa yang sudah Tuhan kerjakan bagi kita, sehingga kita boleh sungguh-sungguh beriman kepada Kristus. Kita diingatkan bahwa tubuh-Nya yang diserahkan bagi kita, untuk menjadikan kita umat yang baru. Darah-Nya yang menyatakan perjanjian baru antara Dia dengan umat-Nya. Biarlah kita boleh diingatkan pengorbanan Kristus yang besar supaya kita bisa sungguh-sungguh merdeka.

Janganlah kita menjadi orang bodoh yang mengejar kekayaan, yang mengejar seks bebas, yang mengejar ketenaran dan kemewahan, yang ujungnya membawa maut, seperti orang yang terjun dengan parasut yang rusak, yang sebentar lagi akan menghujam bumi. Biarlah kita sebagai anak-anak Tuhan memfokuskan akan apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita. Sekali lagi menempatkan Kristus sebagai raja di dalam hidup kita, dan ketika kita menempatkan raja di dalam hati kita, maka kita menjadi benar-benar merdeka. Tuhan janjikan ini bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya.

 

ALAMILAH KEMERDEKAAN YANG SEJATI DI DALAM TUHAN

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *