Sabtu, 25 Juli 2020

PERKATAAN YANG MENGUBAHKAN (6)

Ayat bacaan Hari ini: Amsal 25:1-28

Ayat hafalan: Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak. Teguran orang yang bijak adalah seperti cincin emas dan hiasan kencana untuk telinga yang mendengar. Amsal 25:11-12

Ayat di atas merupakan salah satu dari kumpulan amsal-amsal Salomo yang dikumpulkan oleh pegawai-pegawai raja Hizkia, berisi tentang berbagai nasihat di dalam berkata-kata. Kualitas perkataan yang kita ucapkan bukanlah dinilai dari seberapa banyak kata-kata yang kita ucapkan atau seberapa pandai kita merangkai kata-kata, melainkan perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya serta berdampak untuk mengubah sesuatu menjadi lebih baik.

Pengandaian buah apel emas di pinggan perak adalah sebuah ungkapan yang indah menggambarkan betapa serasi dan eloknya ketika keduanya sama-sama dipajang untuk dipersembahkan sebagai makanan raja. Artinya, jika kita mengucapkan perkataan yang tepat isinya dan mengucapkannya pada waktu yang tepat, maka orang yang mendengarkannya pasti akan merasakan suatu kekuatan bahkan kesembuhan. Hati yang mungkin sebelumnya dipenuhi luka dan amarah akan digantikan dengan damai sejahtera. Bukan sebaliknya.Apa yang seringkali disesali oleh banyak orang tentang perkataannya? Perkataan salah yang terlanjur diucapkan atau perkataan yang ditunda pengucapannya? Tentunya perkataan salah yang terlanjur diucapkan bukan. Perkataan yang keluar dari mulut seseorang itu ibarat anak panah yang dilepaskan dari busurnya. Jika yang ia lepaskan adalah perkataan yang menyakiti orang lain, maka sekalipun orang itu sudah meminta maaf, akan tetapi bekasnya tidak langsung ikut hilang secara otomatis.

Inilah yang menjadi pesan Tuhan bagi kita di minggu ini. Lagi-lagi Tuhan menekankan kembali kepada kita umat Tuhan, yang adalah alat-alat-Nya Tuhan, agar berhati-hati di dalam menggunakan perkataan kita. Bukan diukur dari seberapa indah dan banyaknya perkataan yang diucapkan, melainkan seberapa tepat atau akurat perkataan itu disampaikan. Apabila kita masih ingat pesan yang sama disampaikan Tuhan kepada kita dua bulan yang lalu, bahwa perkataan kita bisa menjadi “ujung pena” Tuhan yang dapat membangun dan memberkati hidup orang lain. Namun bisa juga menjadi kata-kata yang dapat melemahkan orang-orang di sekeliling kita.

Apa yang dimaksud dengan mengucapkan perkataan yang tepat?

(1). Perkataan yang diucapkan pada saat yang tepat (Amsal 25: 11 Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel di pinggan perak)

Seseorang yang dianggap dewasa di dalam perkataannya maka ia akan tahu kapan waktu yang tepat untuk menyampaikannya. Seringkali yang disebut perkataan yang salah adalah bukan semata-mata karena isinya yang salah, namun dianggap salah karena disampaikan pada waktu yang kurang tepat. Sebab itu dibutuhkan hikmat Tuhan untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk kita mengatakannya, sehingga hasilnya akan tepat dan maksimal. (Bersambung…)

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *