Minggu, 21 Pebruari 2021

NEW SEASON : RESPON YANG BENAR (7)

 

Ayat Bacaan Hari ini: 2 Petrus 3:1-18

 

Ayat Hafalan: Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 2 Petrus 3:9

 

(Sambungan…)

 

Apa yang akan anda lakukan apabila anda mengetahui diri anda dipengaruhi oleh ketakutan dan kepanikan orang lain? Mungkin saja akan mudah untuk merasa marah, bukan? – memarahi orang lain karena pikiran pendek mereka, dan tindakan pementingan diri mereka – dan mereka pantas mendapat kemarahan yang demikian.

 

Akan tetapi hal yang lain menjadi seorang Kristen adalah mengetahui bahwa anda tidak mungkin bisa mendapatkan hidup kekal dengan usaha anda sendiri – sebab Allah sendirilah yang menunjukkan kasih karunia kepada Anda.  Ketika kita dihadapkan dengan buah ketakutan, orang Kristen berkesempatan untuk memberi lebih banyak kemurahan. Tetapi itu tidak membenarkan tindakan mereka yang menyebabkan ketakutan, tetapi itu sungguh mengatakan, “Saya tidak akan menentang anda atau menjawab anda dalam kemarahan akan hal ini. Allah telah banyak mengampuni saya dari hal-hal semacam itu.”

 

Terlebih lagi, kita tahu sesuatu yang penting. Kita tahu bahwa Allah “menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2 Petrus 3:9). Dan itu termasuk siapa saja yang kebetulan membuat hidup kita sulit saat ini. Orang-orang yang ketakutan ini semuanya berpotensi menjadi anak-anak Allah, sama seperti kita. Meskipun mereka belum menyadari potensi mereka, meskipun bukan begitu cara mereka bertindak, maka kita harus memperlakukan mereka dalam kasih.

 

Virus corona akan menyoroti iman orang Kristen

Banyak hal dalam ketidakpastian di dunia sekarang ini. Kehidupan berubah-ubah dengan cara yang aneh dan yang tidak nyaman. Dengan semua tanda tanya yang harus kita hadapi, maka waktu sekarang adalah lebih penting daripada sebelumnya bahwa kita sebagai orang Kristen harus menunjukkan diri kita untuk tetap konsisten dan memastikan untuk “tidak hidup dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Matius 4:4)

 

Bagaimana kita merespons terhadap krisis virus corona akan memperlihatkan iman kita – atau memperlihatkan kelemahan kita di situ. Tetapi itu tidak berarti bahwa kita tidak khawatir tentang bagaimana keadaan itu terjadi. Itu bukan berarti kita tidak seharusnya berjaga-jaga untuk diri kita sendiri untuk tetap sehat dan aman. Tetapi hari-hari dan minggu-minggu ke depan akan banyak dipenuhi dengan peluang besar untuk menunjukkan bahwa nilai-nilai yang kita perbincangkan merupakan nilai yang kita miliki dalam hidup kita.

 

Tetap aman. Tetap sehat. Dan yang paling penting, tetap Kristen!

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *