Selasa, 31 Agustus 2021

MORE THAN CONQUERS

 

Ayat Bacaan Hari ini: Roma 8:31-39

 

Ayat Hafalan: Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Roma8:37

 

Ujian Tuhan akan menentukan tingkatan kita semua. Bukan kekayaan materi yang akan membuat kita melewati pencobaan dalam hidup, tetapi kekayaan rohani. Seringkali kita ingin segera menyingkirkan kesulitan yang kita alami. Tetapi ada kalanya kita harus menanggung pencobaan dengan sabar. Jangan mengeluh, jangan bersungut-sungut, tetapi dengan sabar kita harus menanggung pencobaan itu. Kadang-kadang Tuhan menggunakan pencobaan untuk mengajukan pertanyaan: “Mana yang lebih engkau kasihi – hal ini atau Aku?” Membiarkan ketekunan agar beroleh buah yang matang tidaklah mudah. Diperlukan hikmat agar kita dapat melihat nilai dari pencobaan itu.

 

Kita perlu membedakan hikmat dengan pengetahuan. Pengetahuan adalah informasi, fakta dan yang sejenisnya. Sedangkan hikmat adalah kemampuan atau wawasan untuk menggunakan semua informasi atau fakta tersebut dengan cara yang tepat. Pengetahuan dapat kita peroleh melalui Firman. Kita harus mempelajari Alkitab dengan sungguh-sungguh jika kita ingin mengetahui kehendak Tuhan. Tetapi hikmat untuk memakai Firman-Nya dengan benar dapat kita terima melalui doa.

 

Mengapa kita memerlukan hikmat ketika kita mengalami pencobaan? Kita memerlukan hikmat supaya kita tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan kepada kita untuk bertumbuh menjadi dewasa. Hikmat membantu kita menggunakan keadaan untuk kebaikan kita dan untuk kemuliaan Tuhan. Pada suatu hari keledai seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan iba selama beberapa jam sementara sang petani memikirkan apa yang harus dilakukan. Akhirnya, sang petani memutuskan untuk mengubur keledai yang sudah tua itu dengan cara menimbun sumur. Ia lalu meminta bantuan para tetangga. Mereka semua membawa sekop untuk menimbun sumur itu dengan tanah/lumpur atau berbagai macam sampah. Pada mulanya, keledai itu menyadari apa yang sedang terjadi dan ia menangis sekuat tenaga. Tetapi kemudian orang banyak menjadi heran karena keledai itu tiba-tiba menjadi tenang. Setelah melemparkan tanah beberapa sekop lagi, petani itu akhirnya melihat ke dalam sumur dan merasa takjub dengan apa yang dilihatnya. Setiap kali tanah dari sekop mengenai punggung keledai, hewan itu melakukan sesuatu yang mengagumkan. Keledai itu  menggoyangkan badan untuk membersihkannya dari tanah yang mengenai punggungnya. Setiap kali ia menggoyangkan badannya, tanah itu turun dan keledai itu melangkah naik ke atas tanah. Tidak lama kemudian, setiap orang merasa kagum, karena melihat keledai itu melompati dinding sumur dan melangkah keluar dari sumur itu.

 

Pelajaran dari kisah ini adalah bahwa kehidupan akan terus menimbuni diri anda dengan tanah/lumpur atau segala macam kotoran. Rahasia untuk keluar dari sumur pencobaan adalah menggoyangkan badan dan melangkah naik ke atas kotoran tersebut. Setiap kesulitan adalah suatu batu loncatan. Kita dapat keluar dari sumur yang paling dalam hanya dengan tidak berhenti, jangan pernah menyerah! Goyangkan dan ambil langkah untuk naik! Jangan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan Tuhan kepada anda untuk membuktikan diri-Nya di dalam hidup kita.

 

Renungan hari ini menutup pengajaran kita tentang Victorious Revival di sepanjang bulan Agustus 2021. Pesan kami, jemaat Imra jangan takut – Tuhan sangat ingin menjawab doa anda. Jangan ragu – Tuhan setia dengan janji-Nya. Sampai bertemu di bulan September 2021. Stay safe & healthy. Tuhan Yesus menyertai kita semua.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *