Bacaan Firman :

Bacalah Kisah Para Rasul 13:22-23; 32-34 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan

1. Apa yang terbayang ketika mendengar kata “berkenan”?

2. Apa yang membuat Daud berkenan kepada Tuhan?

Daud adalah pribadi yang disebut melakukan kehendak Allah pada jamannya. Definisi dari kata “berkenan” adalah merasa senang (dipakai sebagai kata penghormatan kepada orang besar). Hati Allah sangat disenangkan oleh Daud, sehingga Daud dipuji oleh Allah. Dalam terjemahan HCSB (Holman Christian Standard Bible) Daud dilukiskan oleh Allah sebagai: “…a man loyal to Me, who will carry out all My will”. Seorang pribadi yang setia, yang melakukan segala perintah Tuhan. Apa yang membuat Daud menjadi pribadi yang “berkenan” kepada Allah, sehingga dia begitu dipuji Allah? Mazmur 25:14 berkata, “TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka”. Dari ayat ini kita mengetahui bahwa Daud selalu membangun keintiman dengan Tuhan sehingga dia dikatakan adalah orang berkenan kepada Allah.

Keintiman berbicara hubungan yang tidak dibatasi oleh situasi dan kondisi. Daud menjadi pribadi yang setia dan menyenangkan Tuhan karena dia selalu menyertakan Tuhan dalam setiap langkah hidupnya baik dalam kegagalan maupun keberhasilan. Itulah kuncinya mengapa Daud menjadi orang yang berkenan kepada Allah. Dan buah dari keintimannya, nama Daud tercatat sebagai nenek moyang dari Yesus, bahkan sampai pada keturunan-keturunan Daud Allah menggenapi janjiNya. Apakah Anda mau menjadi orang yang berkenan kepada Allah? Mari belajar seperti Daud yang selalu membangun keintiman dengan Allah dalam segala kondisi.

Praktek

Apakah masih ada penghalang-penghalang yang membuat Anda menjadi tidak bisa membangun keintiman dengan Allah? Buatlah komitmen untuk membangun keintiman dengan Tuhan apapun kondisi yang sedang kita alami.