Minggu, 17 Oktober 2021

MELEPASKAN PENGAMPUNAN (7)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Matius-5:17-48

 

Ayat Hafalan: Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. Matius-5:23-24

 

(Sambungan…)

 

Mengapa mengampuni itu harus dilakukan oleh anak-anak Tuhan?

 

2. Pengampunan adalah hal yang penting dalam hidup.

Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami”. (Matius 6:12)

Ayat ini terdapat dalam doa Bapa kami, suatu doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri.  Didalam doa ini, ada 4 hal yang diminta, pertama dalam setiap doa yang harus kita utamakan adalah meminta hadirat Tuhan ayat 10 katakan : datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti didalam Surga, ini artinya meminta hadirat Tuhan turun didalam doa kita,  dan apabila hadirat Tuhan sudah datang maka yang kedua adalah meminta kebutuhan, ayat 11 katakan: berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.

Baru permohonan doa yang ketiga adalah pengampunan, dan yang terakhir adalah perlindungan, ayat 13 katakan: dan janganlah membawa kami ke dalam percobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat, ini artinya minta perlindungan. Jadi, mohon pengampunan itu adalah hal yang penting didalam hidup, dibawah kebutuhan sehari-hari, tetapi diatas perlindungan. Inilah yang merupakan mengapa pengampunan itu penting didalam kehidupan ini, dikatakan juga ampunilah kami, karena kami pun mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Jadi ada alasan kuat kita minta pengampunan karena kita pun sudah melakukan pengampunan itu.

 

3. Pengampunan adalah cermin dari kehidupan rohani.

Sebab itu, apabila engkau mempersembahkan diatas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, Tinggalkan persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mepersembahkan persembahanmu itu (Matius 5:23-24)

Persembahan diatas mezbah adalah salah satu bagian dari ibadah, ibadah ini dapat tertunda karena ada sesuatu yang tidak pas di hati.  Jadi saudara yang dikasihi Tuhan, pengampunan itu jelas mempengaruhi ibadah dan ibadah berhubungan dengan kehidupan rohani.  Jadi secara otomatis pengampunan juga berpengaruh dengan kehidupan rohani seseorang. Baik tidak nya kehidupan rohani seseorang tergantung juga dengan bagaimana pengampunan yang ia berikan kepada orang yang bersalah kepadanya dan pengampunan yang ia terima dari orang yang minta ampun. Apakah kita benar-benar iklas. Itulah cermin dari kehidupan rohani kita.

 

4. Pengampunan adalah hukum tabur tuai.

Janganlah kamu menghakimi maka kamu pun tidak akan dihakimi, dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum, ampunilah dan kamu akan diampuni (Lukas 6:37)

Kalau penghakiman dan penghukuman saja ada hukum tabur tuainya, maka pengampunan juga ada hukum tabur tuai. Apa yang kita tabur pasti kita tuai. Benih yang kita tabur pasti akan menghasilkan panen. Kalau kita banyak menabur pengampunan, pasti kita akan menuai pengampunan juga.

 

Selamat hari minggu, jemaat Imra yang suka mengampuni. Selamat mempraktekkan Firman Tuhan. Hiduplah berdamai dengan semua orang, agar nama Tuhan Yesus semakin dipermuliakan dalam hidup kita semua. Tuhan Yesus memberkati!

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *