Selasa, 17 November 2020

MASALAH ADALAH BERKAT (2)

 

Ayat Bacaan hari ini: Keluaran 17:8-16

 

Ayat Hafalan: Musa berkata kepada Yosua: “Pilihlah orang-orang bagi kita, lalu keluarlah berperang melawan orang Amalek, besok aku akan berdiri di puncak bukit itu dengan memegang tongkat Allah di tanganku.” Keluaran 17:9

 

( Sambungan… )

 

2. Untuk menghadapi masalah butuh perencanaan

 

Amsal 20:18 “Rancangan terlaksana oleh pertimbangan, sebab itu berperanglah dengan siasat.”

 

Disini Musa berencana, dia menyuruh Yosua untuk memilih orang orang yang cocok untuk berperang melawan bangsa Amalek. Tentu saja tidak semua orang Israel pergi untuk melawan bangsa Amalek karena Musa tahu bahwa mereka akan mati sia sia. Dan Musa sendiri juga tidak turun tangan untuk ikut berperang melawan bangsa Amalek, tetapi dia menyuruh Yosua untuk memimpin orang-orang pilihan itu untuk melawan bangsa Amalek. Musa juga mengajak Harun dan Hur untuk ikut ke atas bukit bersamanya.

 

Hal yang sama harus kita terapkan dalam menghadapi masalah yang kita hadapi, kita pikirkan rencana apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi masalah yang terjadi dalam hidup kita.

 

Suatu ketika ada seorang produsen jaket kecil yang mengikuti tender untuk memproduksi jaket motor dalam jumlah yang besar. Tender ini diadakan oleh produsen sepeda motor terkemuka dari Jepang. Si produsen jaket sendiri sudah siap dengan satu koper besar berisi sampel jaket-jaket yang telah ia design dan dia produksikan sebagai sampel. Dia juga bersaing dengan beberapa produsen jaket terkemuka. Pada saat presentasi, dia mendapatkan giliran terakhir. Presentasi pertama dimulai dengan produsen jaket kompetitor yang membawa designnya di dalam flash disk. Ditancapkanlah flash disk tersebut ke komputer dan designnya muncul dengan sangat menarik. Si produsen jaket yang cuma membawa koper berisi jaket-jaket yang ia design merasa malu karena ia sendiri tidak mempunyai flash disk apalagi komputer untuk mendesain jaketnya. Tetapi dia percaya karena ia sudah merencanakan semuanya dan memproduksi jaket-jaket yang ia design. Ketika tiba gilirannya, dia merasa minder tapi ia tetap maju karena sudah terlanjur memproduksi barang sampel tersebut. Setelah dia selesai mempresentasikan jaket yang ia design dengan memperlihatkan jaket-jaket yang ia produksi secara nyata, ternyata produsen sepeda motor malah memilihnya. Karena mereka merasa puas bisa melihat barang contoh secara nyata dan bisa merasakan bahan dan kualitas dari jaket tersebut.

 

Disini diajarkan bahwa dalam menghadapi masalah, kita butuh strategi dalam menghadapi masalah tersebut. Si produsen jaket memilih strategi memproduksi jaket-jaket yang ia design sebagai contoh bukan hanya gambar. Dan justru strategi inilah yang membuat dia terpilih. Memang betul dia memiliki keterbatasan karena tidak memiliki flash disk apalagi komputer yang dimiliki oleh para pesaingnya, tetapi dia tidak larut dalam kekurangannya dan meratapi nasibnya. Dia semakin terpacu untuk menampilkan sesuatu yang berbeda dibanding pesaingnya, hal ini malah yang membuat dia sukses.

 

Dalam hidup ini, keadaan tiap manusia tidaklah sama. Tiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalau kita hanya fokus di kekurangan kita, maka tiap hari hanya akan menemui masalah-masalah yang baru. Tapi kalau kita fokus untuk merencanakan sesuatu untuk menutupi kekurangan yang kita miliki, percayalah Tuhan akan mengubah setiap masalah kita menjadi berkat. (Bersambung…)

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *