Senin, 09 Agustus 2021

KEMERDEKAAN YANG SEJATI (1)

 

Ayat Bacaan Hari ini: Galatia 5:1-15

 

Ayat Hafalan: Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Galatia 5:1

 

Dalam KBBI kemerdekaan adalah bebas, tidak terikat dan lepas dari tuntutan. Kemerdekaan adalah sesuatu yang sangat berharga. Banyak orang yang rela mati demi kemerdekaan bangsanya.

 

Sering kali kita memikirkan kemerdekaan adalah sebagai bentuk Sering kali kita memikirkan kemerdekaan adalah sebagai bentuk kebebasan hidup tanpa halangan. Bebas untuk mengekspresikan keinginan kita. Bebas untuk menyalurkan aspirasi kita. Namun, Alkitab mengajarkan kita bagaimana hidup dalam kemerdekaan yang sejati.

 

Apakah Kemerdekaan Yang Sejati itu?

 

Firman Tuhan mengatakan: “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah Firman Tuhan mengatakan: “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan” (Galatia 5:1).

 

Kristus membebaskan kita dari hukuman dan kuasa dosa melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Kita telah menang atas kuasa maut.

 

Kemerdekaan yang terjadi dalam kehidupan kita merupakan anugerah Tuhan Yesus yang besar. Kita sudah bebas dari penjajahan dosa.

 

Pembebasan yang kita peroleh merupakan karya Tuhan Yesus melalui kematian-Nya dan kebangkitan-Nya. Itu sangat mahal harganya. Seharga dengan darah yang tertumpah dari Yesus Kristus.

 

Kemerdekaan Harus Dipertahankan

 

Kemerdekaan yang diberikan Kristus harus dipertahankan. Kemerdekaan yang kita alami harus terwujud nyata dalam kehidupan kita setiap hari.

 

Sejatinya, kemerdekaan membutuhkan pertobatan yang sungguh-sungguh. Dosa dan kejahatan tidak lagi menjajah kehidupan kita.

 

Merdeka bukan berarti kita bebas berbuat dosa. Tetapi, kita harus merdeka di dalam kebenaran. Kebenaran itulah yang memerdekakan kita. Dan kebenaran hanya ada dalam Yesus Kristus.

 

Rasul Paulus mengatakan bahwa: Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu. Kamu telah merdeka dari dosa dan menjadi hamba kebenaran” (Roma 6:17-18).

 

Oleh sebab itu, marilah kita mempertahankan kemerdekaan itu. Mengisi kemerdekaan dan melayani sesama dengan penuh kasih Tuhan. Kita membawa dampak bagi masyarakat di sekitar kita yang masih banyak terbelenggu dan yang terjajah oleh dosa dan problema hidup. Itulah kerinduan Tuhan bagi kita. Menjadi berkat bagi sesama.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *