Kamis, 28 Januari 2021

HIDUP SEHAT DAN DIBERKATI TUHAN (4)

 

Ayat Bacaan Hari ini: 2 Tesalonika 3:1-18

 

Ayat Hafalan: “Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.” 2 Tesalonika 3:11

 

 (Sambungan…)

 

Dengan menjadi pengikut Kristus, kita menyelaraskan hidup dengan aturan dan disiplin Allah. Dia suka murid-murid-Nya hidup tertib (2 Tesalonika 3:11). Dalam hal ini, pola hidup sehat. Namun, mereka yang bekerja di kota besar kerap mengalami kesulitan menjalankannya. Seharian duduk di depan komputer, ditambah stres berjam-jam terjebak kemacetan sepulang kerja. Tidur larut, bangun pagi buta. Tidak sempat olahraga, apalagi mengonsumsi makanan sehat.

 

Pola hidup tak tertib buruk bagi kesehatan. Pencernaan tidak lancar, tumpukan lemak, serta pembuangan racun yang kurang optimal lambat laun mengganggu kinerja organ-organ tubuh. Salah satu indikatornya adalah penambahan berat badan. Pendapat “gendut tak mengapa, yang penting sehat” jelas keliru. Ibarat mobil yang paling canggih sekalipun, jika terus-menerus dibebani kapasitas berlebih akan cepat rusak.

Saat tubuh mengalami overload, jangankan menjangkau jiwa, ibadah pun kita lewatkan karena sakit-sakitan. Terlebih, bagaimana kita bisa meyakinkan orang untuk mengikuti Kristus, kalau kita sendiri tidak disiplin? Para pahlawan dahulu mempertaruhkan nyawa demi kemerdekaan negeri ini. Kenapa kita, para pahlawan iman, susah mengekang hawa nafsu demi kesehatan sendiri? Sudah sepatutnya para murid Yesus belajar mendisiplinkan diri. Kita perlu belajar mencintai proses. Jangan terobsesi dengan hasil. Ingin sehat dan langsing, tapi tidak menakar porsi santapan dan kualitas nutrisi. Kita malah beralih ke metode diet ‘pemalas’. Mengandalkan produk yang tak terjamin standar keamanannya. Alih-alih berhasil, daftar penyakit malah bertambah.

 

Libatkan Tuhan dalam usaha membangun gaya hidup sehat

Kalau Tuhan adalah Penghuni, bahkan Tuan Rumah tubuh kita, libatkanlah Dia dalam usaha menjalankan pola hidup sehat. Di dalam Tuhan, kita dapat menemukan hikmat, serta tekad kuat untuk mengubah kebiasaan buruk. Terapkan pola hidup sehat tidak hanya secara berkala, tetapi seumur hidup. Dengan demikian, motivasi kita kekal, tidak emosional atau sesuai mood. Niscaya kita takkan mudah tergoda kemalasan dan ketidakdisiplinan, meski lingkungan tidak mendukung. Karena tujuan akhir kita adalah Tuhan, bukan diri sendiri.

 

Simak langkah-langkah pola hidup sehat bagi para pejuang iman:

 

 1. Tanamkan mindset: Saya masih muda!

Langkah pertama membangun pola hidup sehat adalah mengubah mindset. Tanamkan keyakinan, “Aku masih muda, masih kuat berkarya dan bisa diandalkan.” Mindset yang benar akan melahirkan perilaku yang benar.

Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Berapapun usia kita sekarang, kita bisa berbenah. Jangan abaikan alarm tubuh—tidak enak badan, masuk angin, sakit kepala, pegal-pegal, dan lain sebagainya. Saatnya jeli dan peka dengan kebutuhan fisik. Jalin komunikasi dengan Tuhan dan diri sendiri agar dapat melakoni hidup sehat. (Bersambung…)

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *