Kategori : Renungan

KASIH YANG NYATA

Bacaan Firman Tuhan hari ini : 1 Yohanes 4:1-21 

M1. Menerima Firman

Tuhan Yesus berkata, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Matius 22:37-40). Itulah sebabnya jika kita menguasai semua hukum atau ajaran Kristen tapi kita kehilangan kasih sebagai inti dan yang utama, maka semua yang kita miliki dan semua yang kita lakukan tidak ada artinya sama sekali. Bila saat ini yang kita pikirkan hanyalah diri sendiri, kesibukan kita, kesenangan kita tanpa kita mau mempedulikan orang lain yang sangat membutuhkan uluran tangan kita, ini adalah tanda bahwa kasih kita mulai luntur, dan bisa dipastikan kita tidak lagi mencintai Tuhan dengan sungguh dan meninggalkan kasih mula mula kita. Kasih adalah Allah itu sendiri. Jadi Allah bukan saja memiliki kasih, tetapi Dia adalah kasih. Tidak ada sifat yang lebih agung daripada kasih Allah. Bukti nyata kasih Allah adalah “…Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16). Jika kita mengaku bahwa kita adalah anak-anak Allah, kasih harus menjadi bagian hidup kita. Bukan kasih yang hanya digembar-gemborkan melalui ucapan saja, tapi kasih yang diwujudkan dalam tindakan yang konkrit. Jika orang Kristen yang tidak memiliki kasih ia telah gagal dalam pengiringannya kepada Tuhan dan sia-sialah kekristenannya. Ditegaskan: “…jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.” (1 Yohanes 4:11). Sudahkah kasih itu terpancar melalui hidup kita? Ataukah banyak orang sudah terlanjur kecewa karena melihat tidak ada kasih di dalam kita?

M2. Merenungkan Firman

1. Apakah buktinya jika Allah sangat mengasihi kita?

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat hafalan : 1 Yohanes 4:8

“Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.”

KEMBALI KEPADA KASIH MULA MULA

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Roma 12:1-21

M1. Menerima Firman

Menjadi pengikut Kristus tentunya merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua. Kita dapat melayani Dia dalam kehidupan kita. Tidak hanya pelayanan di gereja saja, tetapi dalam keluarga, pekerjaan dan di lingkungan kita, kita dapat tetap melayani Tuhan. Ketika kita mengasihi keluarga kita, kita juga ikut melayani Tuhan. Setiap tindakan dan perilaku kita yang mencerminkan kasih Kristus akan menjadi berkat bagi orang-orang di sekeliling kita. Dan masih banyak lagi hal yang dapat kita lakukan untuk dapat menjadi saksi Kristus di dalam kehidupan kita.Tetapi seiring dengan perjalanan kita mengikut Tuhan, semua hal yang awalnya kita lakukan dengan semangat yang menyala-nyala, pada akhirnya menjadi suatu kebiasaan rutin. Dan bahkan menjadi kebiasaan yang membosankan bagi kita untuk dilakukan. Pada akhirnya kita menjalankan semua pelayanan kita hanya karena formalitas saja, supaya orang melihat bahwa kita masih melayani baik di gereja, di kantor, di lingkungan, di keluarga dan lain-lainnya. Oleh karena itu kita harus kembali lagi kepada Tuhan. Kita harus memperbaiki hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Kita harus mendekat lagi kepada Tuhan agar kasih Kristus dapat kembali memenuhi hidup kita. Ingatlah kembali ketika kasih yang mula-mula itu memenuhi hidup kita. Betapa bersemangatnya kita menjalani kehidupan pada masa itu. Betapa antusiasnya kita melayani Tuhan dimanapun kita berada. Tuhan senantiasa menunggu kita datang kembali kepada Dia. TanganNya selalu terbuka bagi kita, bahkan dalam kondisi hidup kita yang buruk sekalipun. Mari kembali kepada kasih yang semula itu. Berdoa dan mintalah kepada Tuhan agar Dia memperbaharui kita dengan kasihNya yang baru.

M2. Merenungkan Firman

1. Tindakan apa yang harus kita lakukan ketika kasih mula mula yang ada pada kita mulai hilang ?

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan setelah merenungkan saat teduh hari ini?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang Anda peroleh dari bacaan tadi kepada orang lain.

Ayat hafalan : Roma 12:9

“Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.”

MENGALAMI KASIH TUHAN

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Ayub 42:1-17

M1. Menerima Firman

Tanda seseorang dewasa rohani adalah apabila hidupnya benar-benar berubah dan makin sungguh-sungguh dalam Tuhan. Dalam 1 Timotius 4:8 mengingatkan agar kita rajin beribadah apa pun keadaan kita, sebab “...ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.” Biarlah roh kita terus menyala-nyala bagi Tuhan, kian rajin berdoa dan melayani Tuhan. Orang Kristen dewasa akan senantiasa penuh kesungguhan melakukan kehendak Tuhan. Terkadang kita diijinkan mengalami dan melewati masa-masa sukar, penderitaan dan dalam tekanan seperti Ayub, supaya kita benar-benar merasakan dan mengalami kasih Tuhan secara nyata. (baca : Ayub 42:5). Seorang Kristen yang dewasa pasti memiliki pengenalan yang benar akan Tuhan. Ada pun tanda bahwa seseorang bisa dikatakan Kristen yang dewasa antara lain adalah:
(1) Fokus kepada Tuhan. Orang kristen yang dewasa rohani pasti tidak akan terpengaruh oleh keadaan; senantiasa mengandalkan Tuhan dan memiliki penyerahan penuh kepadaNya sehingga di segala keadaan masih tetap bisa mengucap syukur. (2) Hidup dalam pimpinan Roh Kudus. Artinya tidak lagi hidup menurut keinginan daging karena sudah mampu menimbang dan membedakan mana yang berkenan kepada Tuhan dan mana yang tidak. Dan selalu melekat kepada-Nya, sehingga kasih mula mula kita kepada Tuhan terus bergairah dan bertahan di dalam kehidupan kita. (3) Menghasilkan buah. Hidupnya menjadi berkat bagi orang lain dan memiliki komitmen dalam pelayanan; dan semua itu ia lakukan bukan karena rutinitas belaka, tapi didasari oleh kasihnya kepada Tuhan.

M2. Merenungkan Firman

1. Bagaiman tanda orang mengalami kedewasaan rohani?

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M3. Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang Anda dapatkan?

M4. membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat hafalan : Ayub 42:5

“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.” 

BERKAT KASIH SETIA TUHAN

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Amsal 3:1-35

M1. Menerima Firman

Anda memakai cincin kawin sebagai tanda bahwa anda sudah menikah, memiliki pasangan dan tidak mencari pasangan lain. Jika anda suka terhadap seseorang tapi ia sudah memakai cincin kawin, anda tentu harus berpikir ulang untuk mendekatinya bukan? Itulah gambaran dari kasih dan kesetiaan yang harus anda kalungkan di leher seperti yang dikatakan dalam Amsal 3:3. Kita harus sadar bahwa dari dulu iblis sangat suka bekerja menghancurkan keluarga bukan dengan tampil menakut-nakuti dengan sosok seram tetapi dengan menembakkan api kekecewaan, kebencian dan kepahitan. Suami kecewa karena istri dianggap sering terlalu cerewet, kurang mengerti atau menghargai usaha, istri kecewa karena suami kurang perhatian, terlalu sibuk sendiri atau malah mudah marah, anak-anak kecewa karena orang tuanya terlalu sibuk dengan urusan masing-masing sehingga tidak memperhatikan mereka. Semua ini bisa menjadi retakan yang jika tidak diatasi bisa meruntuhkan bangunan keluarga. Ada satu cara yang saya rasa sangat efektif selagi anda dalam proses pembenahan: kembalilah kepada kasih mula-mula. Terhadap pasangan anda bisa meninggalkan kasih mula-mula, kepada Tuhan pun demikian. Manusia punya kecenderungan untuk merasa bosan dan bisa sangat sulit menetapkan prioritas. Ketika Tuhan menunjukkan kesetiaan yang luar biasa besar kepada manusia, bahkan berjanji untuk menyertai kita senantiasa sampai kepada akhir zaman (Matius 28:20) dan akan selalu berjalan menyertai kita tanpa membiarkan dan meninggalkan (Ulangan 31:6b), kita sebagai manusia bisa melupakan atau menomor duakanNya pada suatu ketika. Oleh karena itu kita harus berpegang pada kasih mula-mula dan menjaga api kasih itu agar tetap menyala. ( Baca: Wahyu 2:4 ), kita bisa melihat teguran kepada orang-orang yang mulai kehilangan kasih mula-mula. Baik kepada Tuhan maupun kepada pasa-ngan kita, api cinta atau kasih mula-mula ini haruslah kita jaga supaya jangan sampai meredup lalu padam.

M2. Merenungkan Firman

1. Mengapa akhir-akhir ini banyak terjadi perselingkuhan, ketidakharmonisan di dalam suatu keluarga? Apakah yang menyebabkan hal itu terjadi?

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M3. Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang Anda dapatkan?

M4. membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yanganda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat hafalan : Amsal 3:3

“Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu.”

MENGASIHI TUHAN

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Mazmur 62:1-13

M1. Menerima Firman

Rugi besar jika kita meremehkan firman Tuhan karena itulah kunci hidup berkemenangan dan diberkati. Tuhan berkata kepada Yosua, “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” (Yosua 1:8). Mendengarkan firman, merenungkannya siang dan malam, serta melakukannya adalah kunci mengalami penggenapan janji-janji Tuhan. Tidak semua orang Kristen menyadari hal ini. Inginnya hanya menikmati berkat-berkat Tuhan tapi tidak peduli dan menga-baikan firman Tuhan. Jangan pernah berkata kita mengasihi Tuhan jika kita tidak mencintai firmanNya. Mari belajar dari Daud yang begitu mengasihi Tuhan dan mencintai firmanNya. “Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.” (Mazmur 119:97), sehingga Daud mengalami perkara-perkara besar dalam hidupnya. Sehingga kita mempunyai prinsip yang salah terhadap Tuhan. Kasih kita dan cinta kita kepada Tuhan kita tujukan hanya untuk mencari dan mengejar supaya kita mendapatkan berkat Tuhan. Bukan dengan didasari kesungguhan hati. Tapi dengan motivasi pengharapan sesuatu yang salah. Sehingga dengan berjalannya waktu, kita dengan mudah bisa merasa jenuh, bosan dan tidak lagi lapar akan firman Tuhan. Melainkan menyibukkan diri dengan kegiatan kita diluar sana. Gampang menyalahkan pendeta jika khotbahnya tidak menarik. Padahal sesungguhnya kesalahan ada pada kita sendiri, kenapa tidak bisa dan tidak bergairah lagi kepada Tuhan. Mari kita terus melekat kepada Tuhan, mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan akal budimu.

M2. Merenungkan Firman

1. Mengapa Daud mengalami perkara perkara yang besar dalam kehidupannya?

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan setelah merenungkan saat teduh hari ini?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang Anda peroleh dari bacaan tadi kepada orang lain.

Ayat hafalan : Mazmur 62:13

“dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Tuhan; sebab engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.”