Kategori : Renungan

SUKACITA TUHAN ADALAH KEKUATAN KITA

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Filipi 4:10-20

 

Merenungkan Firman 

Banyak orang berpendapat bahwa sumber sukacita dalam diri seseorang berasal dari materi dan situasi yang mendukung. Tetapi jika kita mendasari sukacita pada kondisi dan situasi maka sukacita yang kita rasakan tidak akan bertahan lama, alias hanya sementara. Berbeda sekali jika kita menjadikan Tuhan sebagai sumber sukacita, di mana sukacita yang kita rasakan akan bersifat permanen karena sukacita dari Tuhan adalah sukacita di segala situasi, tidak dipengaruhi keadaan, tapi dikerjakan oleh Roh Kudus yang bekerja di dalam kita. Sukacita inilah yang dirasakan Paulus dan Silas waktu berada dalam penjara dengan kaki terpasung, bahkan di tengah malam keduanya menyanyikan pujian bagi Tuhan (baca: Kisah 16:25). Kehendak Tuhan bagi orang percaya adalah bersukacita senantiasa. Bukan saja dalam waktu enak dan senang saja, tetapi juga dalam waktu yang sulit dan susah sekalipun. Bagi orang percaya tidaklah sulit bersukacita di tengah masalah dan penderitaan karena Roh Kudus ada di dalam diri kita. Sukacita dari Tuhan itulah kekuatan kita. Jika Saudara mengalami masalah berat jangan tawar hati. “Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.” (Amsal 24:10). Bagaimana agar dapat bersukacita di segala situasi? Milikilah persekutuan karib dengan Tuhan senantiasa, “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” (Roma 14:17).

 

Kesimpulan:

Ketika kita mampu bersukacita di segala situasi, kita akan menjadi kesaksian yang baik bagi orang lain.

 

Berkat rohani apa yang Anda terima hari ini?

 

—————————————————————————————————————————————

 

—————————————————————————————————————————————

 

Ayat Hafalan : Filipi 4:4

“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”        

 

ISILAH PIKIRANMU DENGAN FIRMAN

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Filipi 4:2-9

 

Merenungkan Firman 

Tidak semua orang dapat menguasai pikirannya jika tak punya landasan yang kuat dalam firman Tuhan. Pikiran yang tak dipenuhi firman Tuhan akan mudah dikendalikan Iblis, karena Iblis tahu betul bahwa apa yang kita pikirkan dan renungkan itu akan menjadi kenyataan. Itulah sebabnya Iblis selalu berusaha keras mempengaruhi agar pikiran kita hanya dipenuhi hal-hal yang buruk (permasalahan) lebih daripada firman Tuhan. Apabila kita lengah sedikit saja dan terkena siasat Iblis, serta mengijinkan pikiran kita terpaku pada permasalahan yang ada, maka masalah itu takkan terselesaikan, bahkan akan makin rumit dan bertambah berat. Akhirnya kita pun bimbang, putus asa dan tawar hati. Penulis Amsal mengatakan, “Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.” (Amsal 24:10). Bila kita bimbang bisa dipastikan doa-doa kita tidak akan beroleh jawaban, “…sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.” (Yakobus 1:6-7). Sebaliknya apabila kita mau melakukan apa yang dikatakan firman Tuhan dan merenungkan segala sesuatu dengan baik, kita akan memperoleh janji-janjiNya dalam hidup kita. Jangan sekali pun memikirkan hal-hal negatif, sebaliknya pikirkanlah: “…semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” Jadi sangatlah penting mengisi pikiran dengan firman Tuhan setiap hari, karena apa yang ada di pikiran akan trefleksikan dalam tindakan kita. Apa yang ada di pikiran kita saat ini: kebimbangan, ketakutan, kekuatiran, sakit hati, atau kebencian, semuanya akan membawa kita kepada kegagalan. Hari ini kita diingatkan, buanglah semua itu!

 

Kesimpulan:

Jadi sangatlah penting mengisi pikiran kita dengan firman Tuhan setiap hari, karena apa yang ada di pikiran kita akan terefleksikan dalam tindakan kita.

 

Berkat rohani apa yang Anda terima hari ini?

 

—————————————————————————————————————————————

 

—————————————————————————————————————————————

 

Ayat Hafalan : Filipi 4:8

“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”   

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Mazmur 123:1-4

 

Merenungkan Firman 

Dalam menjalani hari-hari yang penuh gejolak dan pergumulan ini penting bagi kita untuk mengarahkan pandangan secara tepat, bukan kepada hal-hal negatif yang membawa kita semakin jauh dari Tuhan dan menjadi tawar hati. Di sepanjang perjalanannya dan Mesir menuju ke Tanah Perjanjian bangsa Israel senantiasa mengalami kebaikan dan mujizat Tuhan yang dinyatakan di depan mereka. Tapi mereka tetap saja dihantui oleh ketakutan dan tawar hati karena mata mereka terus tertuju kepada kesukaran di padang gurun dan juga pasukan Firaun yang mengejarnya. Musa pun harus mengingatkan mereka berulang-ulang, “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.” (Keluaran 14:13-14). Di sepanjang bulan Juni yang telah kita lewati mungkin ada banyak kesalahan yang telah kita lakukan karena ‘mata’ kita sehingga hari-hari yang kita jalani pun terasa berat dan membuat kita jatuh bangun dalam dosa. Tidak ada kata terlambat untuk berbenah dan berubah! Mulai hari ini dan seterusnya “Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman,” (Ibrani 12:2). Mengapa kita harus mengarahkan pandangan kepada Tuhan? Agar kita tidak mengalami ketakutan dan tawar hati dalam menjalani hidup ini. (2 Timotius 1:7).

 

Kesimpulan:

Pandangan mata kita harus tertuju kepada Yesus, bukan kepada hal-hal negatif yang membawa kita semakin jauh dari Tuhan dan membuat kita tawar hati.

 

Berkat rohani apa yang Anda terima hari ini?

 

—————————————————————————————————————————————

 

—————————————————————————————————————————————

 

Ayat Hafalan : Mazmur 123:1 

“Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga.”

SIKAP HATI YANG BENAR

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Mazmur 13:1-6

 

Merenungkan Firman 

Sikap hati yang benar yang telah ditunjukkan Daud membuatnya berkenan kepada Tuhan. Sebagai orang percaya kita patut meneladani sikap Daud ini! Seringkali ketika badai masalah menyerang hidup ini hati kita dipenuhi kekuatiran dan kecemasan sehingga hati kita pun menjadi tawar. Ayub punya pengalaman dalam hal ini: “Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.” (Ayub 3:25). Ketakutan, kekuatiran, kecemasan, tawar hati, putus asa adalah senjata yang digunakan Iblis untuk melemahkan dan menghancurkan iman orang percaya. Apa pun yang terjadi biarlah kita mau menguatkan iman percaya kepada Tuhan. Menempuh perjalanan hidup yang penuh liku tidak menyurutkan semangat Daud mencari Tuhan. Semakin diperhadapkan dengan kesulitan semakin Daud melekat kepada Tuhan. Saat menghadapi Saul atau pemberontakan anaknya (Absalom), Daud selalu menguatkan hatinya dengan berdoa kepada Tuhan, “Dengan nyaring aku berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus.” (Mazmur 3:5). Ini menunjukkan bahwa berdoa adalah solusi terbaik bagi orang percaya. Ada tertulis, “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” (Yakobus 5:16b). Daud bukan hanya berdoa saat dalam kesesakan, tapi ia juga selalu memuji-muji Tuhan. Daud tidak menunggu sampai masalahnya selesai atau doanya dijawab Tuhan. Adalah mudah bersukacita atau bermazmur bagi Tuhan saat segala sesuatunya baik dan lancar, tapi jika kondisi kita sedang sakit, bangkrut, kekurangan, masih adakah pujian ke luar dari mulut kita? Daud berkata, “Aku hendak memuji Tuhan pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.” (Mazmur 34:2). Belajarlah untuk selalu bersyukur sebab Tuhan itu baik dan sekali-kali tidak akan pernah meninggalkan kita.

 

 Kesimpulan:

Sikap hati yang benar adalah dengan menyerahkanlah hidup kita kepada Tuhan dan percaya kepada-Nya.

 

 Berkat rohani apa yang Anda terima hari ini?

 

—————————————————————————————————————————————

 

—————————————————————————————————————————————

 

Ayat Hafalan : Mazmur 13:6

“Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu.”         

 

TUHAN YANG MEMBERI KEMENANGAN

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Ulangan 20:1-20

 

Merenungkan Firman 

Perjalanan hidup orang percaya yang walaupun berada dalam penyertaan dan pimpinan Tuhan bukanlah mulus tanpa hambatan; justru sebaliknya kita akan menghadapi tantangan dan peperangan yang tidak mudah, bahkan jauh lebih besar. Mengapa Tuhan ijinkan hal itu terjadi di dalam kehidupan kita? Karena di balik itu semua Tuhan punya rencana di mana Dia akan memberikan kemenangan yang besar bagi kita. Jadi sesungguhnya rancangan Tuhan atas kita bukan sekedar menyediakan berkat-berkatNya, tetapi Ia juga menghendaki agar kita dapat melihat dan mengalami kemenangan atas permasalahan sebesar apa pun. Perlu dipahami bahwa kemenangan yang gilang-gemilang adalah rancangan Tuhan bagi kehidupan orang percaya: “Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan.  Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,” (Zefanya 3:17). Lalu, mengapa masih banyak anak Tuhan yang belum mengalami kemenangan yang sesungguhnya? Ada hal-hal yang seringkali menjadi penghambat kemenangan kita, salah satunya adalah ketidaksabaran kita menantikan Tuhan. Ketidaksabaran membuat seseorang menyerah di tengah jalan, tidak lagi bertekun dan menjadi tawar hati. Waktu kita bukanlah waktu Tuhan; Dia tahu yang terbaik dan pertolonganNya tidak pernah terlambat.

 

 Kesimpulan:

Seberat apa pun masalah yang kita hadapi, janganlah takut, jangan gentar dan tawar hati, tetap andalkan Tuhan dan percaya kemenangan pasti Tuhan berikan kepada kita.

 

 Berkat rohani apa yang Anda terima hari ini?

 

—————————————————————————————————————————————

 

—————————————————————————————————————————————

 

Ayat Hafalan : Ulangan 20:4

“Sebab Tuhan, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu.”