Kategori : Renungan

KESEMPATAN MENGIKUT YESUS

 Bacaan Firman Tuhan hari ini : Markus 14:26-42

M1. Menerima Firman

 ”Akan tetapi, sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea”. Apa maksud perkataan Yesus ini? Mengapa Yesus mengatakan hal ini pada murid-muridNya? Perkataan Yesus ini sebenarnya merupakan perkataan yang meneguhkan murid-murid-Nya. Yesus mengerti betapa beratnya penderitaan yang akan terjadi. Ia tahu bahwa para murid akan tergoncang imannya, dan gagal untuk tetap setia. Maka Ia mengatakan bahwa sesudah kebangkitan-Nya, Ia akan mendahului para murid ke Galilea. Mengapa ke Galilea? Galilea adalah tempat di mana Yesus memanggil murid-murid yang pertama (Mrk. 1:16-20). Dengan akan mendahului ke Galilea, Yesus seolah mau mengatakan bahwa sekalipun para murid akan mengalami kegagalan, masih ada kesempatan untuk memulai kembali dari awal. Yesus meneguhkan mereka supaya tidak menjadi putus asa ketika berhadapan dengan kegagalan, karena masih ada harapan untuk menjadi murid-murid-Nya. Sayangnya para murid tidak terlalu memahami gentingnya situasi yang akan segera terjadi. Ucapan “biar pun mereka semua tergoncangnya, aku tidak” atau “Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku tak kan menyangkal Engkau”, menunjukkan bahwa mereka belum mengerti akan kelemahan manusiawi mereka saat berhadapan dengan kematian. Sekalipun Yesus telah mengingatkan mereka, tetapi Petrus dan murid-murid yang lain yakin bahwa mereka akan dapat tetap setia kepada Yesus. Keyakinan akan kekuatan dan kemampuan diri sendiri dalam menghadapi penderitaan membuat Petrus dan murid-murid yang lain menjadi lalai. Mereka tidak mempersiapkan diri menghadapi saat penangkapan Yesus. Pengikut Kristus memang bisa saja gagal untuk tetap setia kepada Tuhan dan mempertahankan imannya ketika berhadapan dengan penderitaan atau ancaman maut. Sebab itu, Ia memberikan kesempatan bagi para pengikut-Nya untuk menyadari kelemahan mereka dan jadi teguh mengikut Dia kembali.

 M2. Merenungkan Firman

1. Mengapa para murid Yesus tidak memahami perkataan Yesus mengenai kebangkitan-Nya?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain

Ayat hafalan : Kisah Para Rasul 24:25b

“Cukuplah dahulu dan pergilah sekarang; apabila ada kesempatan baik, aku akan menyuruh memanggil engkau.”

 

KESEMPATAN MELAYANI

 Bacaan Firman Tuhan hari ini : Keluaran 3:1-22

M1. Menerima Firman

Kesempatan untuk melayani Allah tidak selalu dianggap sebagai kesempatan emas. Banyak orang yang berusaha untuk menolak kesempatan itu, dengan berbagai macam alasan. Musa, pada masa empat puluh tahun sebelumnya, menyadari benar bahwa ia adalah seorang Ibrani sekaligus pangeran Mesir, yang merupakan alat pilihan Allah untuk membebaskan Israel. Namun setelah masa empat puluh tahun menggembala-kan kambing domba di padang gurun di wilayah Midian, Musa tidak lagi memiliki rasa percaya diri yang sama seperti sebelumnya. Karena itu, ketika Allah mengutus Musa, dia justru mempertanyakan dirinya, “Siapakah aku….? (11). Bagaimana jawaban Allah? Kalau kita perhatikan, jawaban Tuhan seolah tidak ‘nyambung’ dengan pertanyaan Musa karena Tuhan menjawab, “Bukankah Aku akan menyertai engkau?” (12). Dengan jawaban ini, Tuhan bermaksud mengalihkan perhatian Musa dari dirinya sendiri kepada Tuhan. Karena dalam hal ini identitas Tuhanlah yang jauh lebih penting (14). Dan memang, ketika kita tahu bahwa Tuhan beserta kita maka kita dapat maju melaksanakan kehendak Tuhan, bukan dengan keyakinan pada diri kita sendiri melainkan pada Tuhan yang kuat dan berkuasa. Selain itu perkataan Tuhan, “Dan bilamana mereka mendengarkan perkataanmu …” (18), bagai janji yang menenangkan hati Musa. Karena pada masa empat puluh tahun sebelum itu, saat ia meyakini panggilannya, orang Israel justru menolak dia. Lalu bagaimana mungkin mereka memercayai dia saat ia tidak lagi memiliki apa-apa. Mengenai raja dan bangsa Mesir, Allah berjanji akan menangani mereka (19-22). Lihatlah bagaimana Tuhan sudah mengatur segala sesuatunya. Musa hanya tinggal menjalankannya saja. Namun bukan berarti segala sesuatu akan berlangsung tanpa masalah (19), tetapi Tuhan tidak akan tinggal diam. Kiranya ini membangkitkan semangat kita ketika ada kesempatan untuk melayani Tuhan. Ingatlah bahwa Tuhan sendiri yang akan menolong kita sehingga kita dimampukan untuk menyatakan kemuliaan-Nya.

M2. Merenungkan Firman

1. Kenapa banyak anak Tuhan yang tidak mau mengambil kesempatan untuk melayani Tuhan?

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain

Ayat hafalan : 1 Korintus 6:9

“Sebab disini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang.”

TAHUN 2015: MELANGKAH DENGAN IMAN

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Ulangan 29:1-29

M1. Menerima Firman

Lembaran baru tahun 2015 kita buka hari ini. Berjuta asa dan harapan tertanam di hati kita. Di tahun yang baru ini setiap kita pasti memiliki tekad dan semangat yang baru: tekad mewujudkan impian yang belum menjadi kenyataan; tekad melayani Tuhan lebih sungguh lagi; tekad menjalani hidup sebagai ‘manusia baru’ di dalam Kristus dengan menanggalkan manusia lama, membuang kebiasaan-kebiasaan buruk dan mulai menetapkan prioritas dan sasaran yang hendak dicapai. Namun mustahil kita akan menggapai semua keinginan, impian dan semua janji Tuhan jika hari-hari kita tetap diliputi rasa ragu, kuatir, cemas, takut dan sebagainya. Jika hati kita masih tidak percaya, ragu-ragu, kuatir, cemas atau takut, maka janji-janji Tuhan pasti tidak akan digenapi di dalam hidup kita. Justru yang kita takutkan, kuatirkan dan cemaskan itulah yang akan menjadi kenyataan. “Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman; aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul.” (Ayub 3:25-26). Biarlah kegagalan tahun kemarin kita jadikan pengalaman yang berharga dan kita jadikan cermin untuk berbenah diri, menatap hari esok yang lebih baik. Mari kita jalani hari-hari di tahun yang baru ini dengan penuh iman dan pengharapan, artinya kita punya penyerahan diri penuh kepada Tuhan. Serahkan semua rencana hidup ini kepada Tuhan dan andalkan Dia dalam segala perkara karena kita tidak tahu apa yang terjadi esok hari. Tertulis: “Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya,” (Ulangan 29:29). Jadi Tuhanlah yang memegang hari esok atau masa depan kita. Karena itu sebagai orang percaya kita harus hidup oleh iman. Karena jika Tuhan sudah membuka pintu itu buat kita, maka tidak ada seorang pun yang bisa menutupnya. Asal kita taat di segala situasi dan terus menanti-nantikan Tuhan dengan penuh iman, hidup kita pasti akan lebih baik dari tahun sebelumnya!

M2. Merenungkan Firman

1. Apakah yang harus saudara lakukan di tahun 2015 ini untuk meraih impian anda?

 

 

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain

Ayat hafalan : Ulangan 29:29

“Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya,”     

BERHARGA DI MATA-NYA

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Mazmur 139:1-24

M1. Menerima Firman

Tidak ada seorang pun di antara miliaran insan di bumi ini yang sama persis. Setiap orang pasti memiliki perbedaan dan karakte-ristik masing-masing. Anak yang dilahirkan kembar sekalipun, meski punya kemiripan rupa, dalam banyak hal pasti berbeda, sebab Tuhan membentuk kita dalam rahim ibu dengan keunikan tersendiri. Setiap kita dibentuk oleh Tuhan sedemikian rupa. “Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku…kejadianku dahsyat dan ajaib;” (ayat nas), artinya Tuhan terlibat secara aktif dan penuh dengan kreativitas. Bahkan Dia sendiri memperhatikan bayi sejak masih dalam kandungan ibunya: mulai dari janin itu berkembang sampai membuat rencana bagi hidupnya kelak. Tuhan berkata, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11). Tuhan juga melengkapi kita dengan karunia-karunia yang berbeda, “Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita:” (Roma 12:6). Setiap orang berbeda dan punya keunikan, masing-masing diperlengkapi pula dengan karunia yang berbeda-beda. Oleh karena itu kita tidak perlu membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain atau berusaha menjadi sama seperti mereka. Ada yang sampai stres, kecewa pada diri sendiri dan beranggapan bahwa Tuhan tidak adil kepadanya ketika melihat orang lain tampak perfect (menurut penilaiannya), lalu berusaha sedemikian rupa ingin menjadi sama seperti orang itu. Adalah sah-sah saja kita mengagumi dan mengidolakan orang lain, tapi kita tidak harus menjadi sama seperti orang itu karena pada dasarnya setiap orang adalah berbeda. Karena itu bagaimanapun keberadaan kita, kita harus tetap merasa bangga menjadi diri sendiri dan tetaplah mengucap syukur kepada Tuhan. “Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau,”

M2. Merenungkan Firman

1. Mengapa kita sebagai Anak Tuhan seringkali merasa tidak puas dengan anugerah yang Tuhan sudah berikan kepada kita?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain

Ayat hafalan : Roma 12:6

“Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang di anugerahkan kepada kita.”

HANYA ANUGERAHNYA SAJA

 Bacaan Firman Tuhan hari ini : Keluaran 33:1-23

M1. Menerima Firman

Pada saat kita sudah menjadi seorang yang sukses dalam pekerjaan, pelayanan dan keluarga seringkali kita berpikir semua yang kita dapat ini adalah hasil dari usaha kerja keras kita. Padahal sebenarnya semua yang kita dapat itu hanya-lah karena anugerah Tuhan saja, yang beserta sehingga kita dapat mencapai hidup penuh dengan keberhasilan. Ingatlah kemampuan kita terbatas namun Tuhan yang kita sembah tidak terbatas oleh apapun juga. Jadi kita tidak dapat mengandalkan kekuatan diri sendiri dan menyombongkan diri. Anugerah terbesar yang Tuhan berikan dalam hidup kita yaitu anugerah keselamatan, karena melalui pengorbanan Yesus, dosa kita diampuni bahkan beroleh hidup yang kekal. Oleh karena itu kita perlu bersyukur, sebab tidak ada seorangpun yang mau mengorbankan dirinya demi keselamatan umat manusia. Hanya Yesus saja yang rela mengorbankan nyawanya, jangan pernah sia-siakan akan anugerah- Nya yang besar. Karena melalui Anugerah inilah hubungan kita dengan Bapa di Surga dapat dipulihkan kembali. Selain itu Tuhan juga memberikan Anugerah sukacita dan damai sejahtera. Orang yang bersukacita berbeda dengan mereka yang hanya sedang senang. Sukacita itu muncul dari dalam hati, serta tidak ditentukan oleh kondisi apapun. Sukacita tidak dapat dibeli oleh apapun juga, banyak orang yang memiliki harta banyak namun dalam hidupnya sulit bersukacita dan hatinya penuh dengan kehampaan. Jadi sukacita itu sangat mahal, dan ketika kita dapat bersukacita semua ini hanya karena Tuhan saja. Sukacita dari Tuhan ini adalah kekuatan hidup kita. Untuk bisa bersukacita kita perlu senantiasa dekat dengan Tuhan sebab Ia adalah sumber sukacita Tuhan tidak akan menahan anugerahNya pada saat kita meminta kepadaNya, Oleh karenanya mintalah selalu akan anugerah Tuhan.

M2. Merenungkan Firman

1. Apa yang harus kita lakukan supaya bisa tetap terus merasakan sukacita?

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain

Ayat hafalan : Filipi 4:23

“Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai rohmu! “