Kategori : Renungan

WAKTU TUHAN ADALAH WAKTU YANG TEPAT

Bacaan Firman Tuhan hari ini : 1 Tawarikh 12:23:40 

M1. .Menerima Firman  

Ketidaksabaran seringkali menjadi penyebab utama mengapa kita tidak mengalami penggenapan janji Tuhan. Kita selalu tergesa-gesa dan tidak sabar dalam menantikan waktu Tuhan sehingga semuanya menjadi berantakan! Ketika Lazarus jatuh sakit Alkitab mencatat: “… Ia (Yesus) sengaja tinggal dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada.” (Yohanes 11:6). Kemudian dinyatakan bahwa Lazarus telah empat hari dibaringkan di dalam kubur (meninggal). Secara manusia, Marta dan Maria kecewa karena Yesus menunda waktu untuk datang, sehingga saudaranya (Lazarus) akhirnya meninggal. Tetapi tidak ada kata terlambat bagi Tuhan! Tuhan Yesus justru berkata, “tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya.” (Yohanes 11:15a). Dan pada waktu yang tepat, Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus dari kematian. Selalu ada rencanaNya yang indah di balik masalah yang kita alami. Sering kita berkata, “Mengapa Tuhan tidak segera menolongku? Mengapa Tuhan sepertinya diam dan tidak bertindak?” Kita kecewa dan tidak lagi tekun menantikan Dia. Ayat nas menyatakan bahwa bani Isakhar adalah orang-orang yang mengerti waktu Tuhan sehingga mereka tidak gegabah dalam bertindak. Saat menghadapi orang Filistin, Tuhan meminta Daud untuk sabar menantikan waktuNya, tidak asal serang lalu Daud pun “…berbuat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, maka mereka memukul kalah tentara orang Filistin, mulai dari Gibeon sampai Gezer.” (1 Tawarikh 14:16). Karena taat kepada tuntunan Tuhan, Daud mengalami kemenangan. Kita harus bisa memahami cara kerja dan waktu Tuhan!

M2. Merenungkan Firman  

1. Apa penyebab utama sehingga kita tidak mengalamai penggenapan janji Tuhan dalam hidup kita? Berikan contoh tokoh Alkitab!

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

2. Sebutkan kunci kemenangan Daud melawan Filistin!

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman  

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman  

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat Hafalan :   Yesaya 26:4

“Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.”      

 

 

DAMAI DI DALAM TUHAN

 Bacaan Firman Tuhan hari ini : Yesaya 26:1-21

M1. .Menerima Firman  

Mengagungkan dan memuji nama Tuhan haruslah kita lakukan oleh karena Dia adalah Pribadi yang berkuasa. Bibir mulut kita haruslah berkata, “Sebab Engkau menjadi tempat pengungsian bagi orang lemah, tempat pengungsian bagi orang miskin dalam kesesakannya, perlindungan terhadap angin ribut, naungan terhadap panas terik…” (Yesaya 25:4). Meskipun masalah dan kesulitan sedang mengamuk di sekelilingnya, orang yang menjadikan Tuhan sebagai tempat perlindungan akan tetap merasakan aman dan damai yang sempurna. Namun seringkali ketika berada dalam kesulitan yang berat kita lebih cenderung melihat kepada kesulitan itu sendiri daripada berpaling kepada Tuhan yang adalah tempat perlindu-ngan kita. Semua ini akan melemahkan iman dan membuat kita merasa takut. Jangan mau diperdaya oleh Iblis, sebab di dalam Tuhan Yesus “…kita lebih dari pada orang-orang yang menang.” Apa pun yang terjadi dalam hidup ini, menjaga pikiran untuk selalu tinggal di dalam Tuhan Yesus Kristus serta memelihara firmanNya dalam hati adalah dua hal yang sangat penting. Dalam perlin-dunganNya kita akan beristirahat dalam damai, bahkan melihat kuasa Tuhan bekerja untuk kita. Yang perlu diingat adalah Tuhan Yesus tidak pernah berjanji bahwa kita tidak akan pernah menghadapi badai hidup. Akan tetapi, dalam namaNya ada tempat perlindungan yang tersedia bagi kita dalam waktu kesukaran.

M2. Merenungkan Firman  

1. Bagaimana cara merasakan damai di dalam Tuhan?

 

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

2. Sebutkan 2 hal yang sangat penting agar kita damai, ketika masalah dan kesulitan datang dalam hidup kita?

 

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………   M3. Melakukan Firman  

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman  

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain

Ayat Hafalan :  Yesaya 26:3

“Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya”   

PERCAYA AKAN WAKTU TUHAN

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Imamat 1:1-17 

M1. Menerima Firman

Sifat alami manusia cenderung untuk ingin segalanya secara instan, tergesa-gesa dan tidak sabar; kita ingin semua itu dipenuhi sesegera mungkin. Tetapi kita harus mengerti bahwa Tuhan punya waktu tertentu dan khusus untuk menjawab doa-doa dan kerinduan kita. Segala sesuatu yang terburu-buru tidak akan menghasilkan yang baik. Memang waktu Tuhan bukan waktu kita, namun waktuNya adalah yang tepat dan sempurna bagi kita. Maka itu kita harus belajar percaya bahwa Tuhan pasti menggenapkan segalanya itu tepat pada waktunya, bahkan Tuhan tidak pernah terlambat untuk menyatakan kebaikanNya bagi kita. Dalam mempercayai waktu Tuhan kita perlu tetap bertekun dalam doa, tenang dan percaya bahwa Tuhan akan bekerja untuk mendatangkan kebaikan. Walaupun saat ini kita masih belum melihat perubahan yang terjadi. Tetaplah bertekun di dalam pengharapan sebab Dia tidak akan pernah mengecewakan. Ingatlah pada saat Tuhan berjanji pada Abraham bahwa kelak ia akan memiliki keturunan, walaupun serasa tidak mungkin namun pada waktunya Tuhan menggenapi janjinya, akhirnya Abraham pun memiliki keturunan. Tetaplah setia di dalam menanti pertolongan Tuhan, jangan terpengaruh dengan lamanya waktu, tapi berfokuslah pada Tuhan sebab Dia tidak pernah meninggalkan kita. Setiap janjinya pasti akan digenapi tepat pada waktunya. Tetaplah bersukacita di dalam menantikan waktu Tuhan. Karena hanya Yesus saja yang menentukan waktu yang terbaik bagi kita.

M2. Merenungkan Firman

1. Bagaimana sikap yang benar untuk kita menantikan waktu Tuhan?

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

2. Apa yang dilakukan Abraham sehingga janji Tuhan digenapi dalam hidupnya?

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang anda dapatkan?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat Hafalan : Mazmur 25:3a

“Semua orang yang menan-tikan Engkau takkan mendapat malu.”

SELALU INDAH PADA WAKTU-NYA (2)

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Habakuk 2:1-20

M1. Menerima Firman

Kapan Tuhan memberikan pertolongan kepada kita tepat waktu? Saat kita berserah penuh kepada Tuhan. Selama kita masih mengandalkan kekuatan sendiri dan bimbang, pertolo-ngan Tuhan akan semakin lambat. Karena itu Yakobus menasihati bahwa ketika kita meminta kepada Tuhan melalui doa, “Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.” Tuhan tidak pernah menunda-nunda pertolonganNya asal kita berserah penuh kepadaNya dan tidak mendua hati. Maka “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.” Pertolongan Tuhan akan dinyatakan tepat pada waktuNya saat kita menghargai firmanNya lebih dari segalanya dan melakukan firman itu dalam kehidupan sehari-hari. “Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam…apa saja yang diperbuatnya berhasil.” Sudahkah kita menjadikan firman Tuhan sebagai makanan rohani kita setiap hari? Selain itu kita harus berjalan dalam iman, sebab “…tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.” Iman yang bagaimana? Iman yang hidup, yaitu yang disertai perbuatan nyata, sebab iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati. Berjalan dalam iman berarti “…tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.” Dengan memiliki iman yang teguh kita tidak akan pernah goyah meski ada banyak tantangan yang menghadang, karena mata rohani kita senantiasa terarah kepada Tuhan. Berjalan dalam iman berarti percaya bahwa “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”

M2. Merenungkan Firman

 1. Apa yang Tuhan ingin kita lakukan supaya doa kita berkenan kepada Tuhan?

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

 2. Iman yang bagaimana yang dikehendaki Tuhan?

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

M3. Melakukan Firman

 Rhema apa yang anda dapatkan setelah merenungkan saat teduh hari ini?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang Anda peroleh dari bacaan tadi kepada orang lain.

Ayat Hafalan : Mazmur 27:14

“Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!”

SELALU INDAH PADA WAKTU-NYA (1)

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Pengkhotbah 3:1-15

M1. Menerima Firman

 Ada banyak orang Kristen yang mudah kecewa dan marah kepada Tuhan hanya karena doa-doa mereka yang belum beroleh jawaban dari Tuhan. Kita pun berubah sikap, tidak lagi bersungguh-sungguh, dan roh untuk melayani Tuhan secara perlahan meredup dan akhirnya padam. Alkitab menasihati, “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.” (Roma 12:11). Ada tiga jawaban dari Tuhan bagi doa kita, yaitu: ya, tidak, atau tunggu. Ada banyak faktor yang menyebabkan doa-doa kita dijawab, tidak dijawab oleh Tuhan, atau harus menunggu. Yang harus kita ketahui dan pahami adalah Tuhan punya agenda dan waktu tersendiri; waktu kita bukanlah waktu Tuhan. Telah tertulis: “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.”

(Yesaya 55:8-9). Tidak semua orang Kristen mau mengerti kapan waktu Tuhan dinyatakan. Hal ini membuat kita tidak sabar menunggu jawaban dari-Nya. Kita ingin Tuhan menuruti keinginan kita, mengabulkan doa-doa kita sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan sendiri. Kita memaksakan kehendak sendiri kepadaNya. Dan ketika jawaban dari Tuhan itu tidak sesuai dengan yang kita kehendaki atau harapkan, kita pun menjadi kecewa dan marah kepada Dia. Mari perhatikan doa Tuhan Yesus ini kepada Bapa: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39). Kehendak Bapa adalah yang terutama bagi Tuhan Yesus, sebab Ia membuat segala sesuatu indah pada waktuNya. Maka seharusnya kita mencontoh doa Yesus ini.

 M2. Merenungkan Firman

1. Apakah yang meyebabkan doa kita tidak dijawab Tuhan?

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

 2. Bagaimana cara dan sikap kita supaya doa-doa kita dijawab oleh Tuhan?

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

M3. Melakukan Firman

 Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang anda dapatkan?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang Anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain

Ayat Hafalan : Pengkhotbah 3:11a

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya”