Kategori : Renungan

PERBUATAN DAGING ADALAH MAUT

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Matius 26:1-75 

M1. Menerima Firman

Manusia daging kita memang sungguh lemah, kita tidak akan mampu bertahan melawan setiap tawaran dosa dan kenikmatan dunia tanpa kita memiliki Roh Kudus dalam hati dan kehidupan kita. Seperti yang dikatakan Firman Tuhan Gal 5:19-21a Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Keinginan ini ada di dalam manusia yang hidup tanpa Roh Kudus, jika Roh Tuhan ada di dalam kita maka Keinginan daging akan lenyap. itu sebabnya kita perlu terus membangun manusia roh kita agar kita terus kuat didalam Tuhan dan tidak ada lagi keinginan untuk melakukan perbuatan daging. kalau kita mengetahui bahwa hidup menurut keinginan daging ujung-ujungnya adalah maut, sedangkan kehidupan menurut keinginan Roh adalah hidup & damai sejahtera , maka mana yang kita pilih? Kita harus memilih kehidupan didalam Roh yang memberikan kehidupan dan membawa kita menikmati perkenanan Tuhan dalam kehidupan kita sekarang & selama-lamanya. Kehidupan didalam daging membawa kenikmatan sesaat saja & akan selalu diakhiri dengan pertikaian & maut. Mari terus berjaga-jaga, berdoa senantiasa agar kita tidak pernah lagi menjalani kehidupan ini secara daging, tetapi minta agar Allah Roh Kudus menguasai kehidupan kita, mengubah kehidupan kita & menjamah hati kita sehingga kehidupan kita menjadi baru. Jika Roh Allah ada didalam kita maka satu persatu perbuatan daging akan lenyap dalam kehidupan kita jadi jangan berhenti berdoa sampai kehidupan kita dibersihkan & dipulihkan menjadi pribadi yang baru yang semakin Serupa dengan Kristus, perbuatan Roh yang semakin nyata dalam hidup kita yaitu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, dan penguasaan diri.

M2. Merenungkan Firman

1.Setelah saudara membaca renungan diatas, apa yang anda pilih hidup dalam daging atau Roh ? dan kenapa saudara memilih itu , Jelaskan alasannya?

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan  saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman 

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain

Ayat hafalan : Matius 26: 41

“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

BUAH ROH ADALAH KASIH

Bacaan Firman Tuhan hari ini : 1 Yohanes 4:1-21

M1. Menerima Firman

Rasul Paulus menekankan bahwa orang percaya telah dibebaskan dari kuasa kedagingan melalui kematian Tuhan Yesus supaya kita hidup untuk Tuhan. Bagi setiap orang percaya ada dua pilihan : ‘hidup menurut daging ’ atau ‘hidup menurut Roh’. Sebelum kita diselamatkan kita hidup menurut kedagingan. Sedangkan setelah kita diselamatkan kita hidup menurut Roh. Hidup kita yang lama menurut kedagingan ialah hidup yang ciri khasnya ialah menunjukkan sifat-sifat kedagingan pada sikap dan perbuatan kita. Sedangkan sebagai orang yang terus diperbaharui oleh Roh Kudus maka kita dipanggil hidup oleh Roh. Kalau kita memang hidup oleh Roh, maka buah Roh Kudus akan semakin nampak pada hidup kita. Paulus menghimbau kita supaya menanggalkan sifat-sifat ‘manusia lama’ supaya mengenakan sifat-sifat ‘manusia’ baru. Artinya, menanggalkan atau mematikan sifat-sifat kedagingan supaya semakin mewujudkan sifat-sifat hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus. Pada Galatia 5:22-23 Paulus menguraikan apa itu buah Roh – “tetapi buah Roh ialah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.”Kasih bersumber pada diri Tuhan (1 Yohanes 4). Kasih Tuhan rela berkorban bahkan selalu inginkan yang terbaik untuk kita. Kasih Tuhan paling nampak pada salib Tuhan Yesus. Dalam hubungan inilah kita perhatikan apa yang diterangkan Paulus pada ayat 24 – “Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.” Kita lihat di sini bahwa Paulus secara khusus menyinggung bahwa kita turut disalibkan bersama dengan Kristus. Artinya, kita mati pada ‘manusia lama’ supaya hidup sebagai ‘manusia baru.’ Tetapi sekaligus kita akan mewujudkan kasih Tuhan yang lambangnya paling nyata ialah salib Kristus.

M2. Merenungkan Firman

1. Dari renungan di atas, apa yang rasul Paulus ingin tekankan kepada kita sebagai orang percaya?

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

 M3. Melakukan Firman

 Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang anda dapatkan?

M4. Membagikan Firman 

 Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat hafalan : 1 Yohanes 4:21b

“barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya”

HIDUP DALAM PIMPINAN ROH KUDUS

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Yohanes 16:4b-15

M1. Menerima Firman

Sebagai manusia kita memiliki kecenderungan untuk berbuat dosa dan lebih memilih hidup menurut keinginan daging. Hal ini juga diakui oleh Daud, “Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.” (Mazmur 51:7). Jujur kita akui bahwa tidak mudah bagi kita untuk menjauh dan melepaskan diri dari ikatan dosa yang membelenggu. Tanpa adanya pertobatan yang sungguh, kita akan selalu mengalami kesulitan untuk melepaskan diri dari jerat Iblis. Tetapi seringkali kita merasa bangga dengan status kita sebagai ‘orang Kristen, orang percaya dan anak Tuhan’, tapi jika cara hidup atau perilaku kita tidak jauh berbeda dengan orang dunia, apalah artinya? Firman Tuhan menegaskan, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12:2). Tuhan memanggil kita agar mempunyai ciri khas tersendiri dan ‘terpisah’ dari dunia ini, karena kita adalah “…bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib;” (1 Petrus 2:9), melalui buah-buah Roh yang dihasilkan (baca Galatia 5:22-23). Itu akan terjadi jika kita tinggal di dalam Tuhan dan Tuhan dalam kita (baca Yohanes 15:5). Artinya kita taat melakukan kehendak Tuhan dan mengijinkan Dia bekerja dalam hidup kita melalui kuasa Roh KudusNya.

M2. Merenungkan Firman

1. Menurut Anda, mengapa kita memiliki kecenderungan untuk hidup menurut daging?

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan setelah merenungkan saat teduh hari ini?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang Anda peroleh dari bacaan tadi kepada orang lain.

Ayat hafalan : Yohanes 16:13a

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;”    

HIDUP MENURUT KEDAGINGAN

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Roma 8:1-30

M1. Menerima Firman

‘Kedagingan’ berarti ‘dari daging’ atau bersifat seperti daging: dikendalikan oleh sifat manusia, bukan dipimpin oleh Roh Tuhan. Dengan demikian kedagingan adalah cara hidup atau pola pikir yang tidak melibatkan firman Tuhan dan disebut ‘tidak rohaniah’. Adalah hal yang wajib bagi kita, anak-anakNya, memiliki kehidupan yang rohaniah yaitu hidup menurut firmanNya, karena bila kita menurut firman Tuhan berarti kita hidup menurut Roh Tuhan. Jadi jika kita telah lahir baru, itu sama artinya kita telah dilepaskan dari kedagi-ngan. Tuhan Yesus telah melepaskan kita, Dia telah memberikan firmanNya, Dia telah memberikah RohNya, dan jika kita hidup sebagaimana mestinya, kedagingan kita akan tunduk pada roh kita. Telah tertulis, “…jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.” (Roma 8:10). Mari kita membuat ketegasan, apakah kita ingin hidup dalam firman dan menurut RohNya, atau sebaliknya, kita hidup dalam kedagingan. Tidak bisa kedua-duanya, FirmanNya dengan sangat keras menyatakan, “Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.” (Wahyu 3:15b-16). Ingat, saat kita tidak lagi menjadi pelaku firman, saat itulah kita mulai hidup dalam daging. Jika kita hidup menurut daging berarti kita memikirkan hal-hal yang bersifat daging, tidak berpikir rohaniah, hidup tanpa firman Tuhan. Hal ini membuat kita terpisah dari Allah, dan terpisah dari Dia berarti maut atau binasa. Sebagai orang percaya, bila kita memilih hidup menurut daging kita telah menciptakan roh perpecahan antara diri kita sendiri dengan Tuhan. Ini akan membawa dampak terhadap segala sesuatu di dalam hidup kita, karena hidup dalam daging semakin menjauhkan kita dari Tuhan.

M2. Merenungkan Firman

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M3. Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang Anda dapatkan?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang Anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat hafalan : Roma 8:13

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.”  

MENINGGALKAN KEHIDUPAN DUNIAWI

Bacaan Firman Tuhan hari ini : 1 Yohanes 2:1-27

M1. Menerima Firman

Musa diutus Tuhan untuk membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan yang sudah berlangsung selama 430 tahun di Mesir dan beribada kepada Tuhan di Tanan Perjanjian. Tertulislah: “Pergilah menghadap Firaun dan berbicaralah kepadanya: Beginilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (Keluaran 9:1). Bangsa Israel adalah gambaran umat Tuhan dari zaman ke zaman, sehingga umat Tuhan saat ini pun disebut sebagai ‘Israel-Israel rohani’.

Sebagaimana Tuhan memerintahkan Israel keluar dan meninggalkan Mesir, kita juga diharuskan keluar dari ‘Mesir’ sebagai gambaran perkar-perkara duniawi atau kedagingan, dan juga harus melepaskan diri dari ‘Firaun’, lambang otoritas dunia yang memperbudak umat Tuhan. Mengapa kita harus membuang semua hal yang bersifat kedagingan/duniawi? (baca :1 Petrus 1:18-19).
Ada tigal hal berkenaan dengan kehidupan duniawi yang harus kita tinggalkan:
1. Keinginan daging: berbicara tentang semua keinginan tubuh, keinginan pribadi dan hawa nafsu. Jika kita masih hidup menuruti hawa nafsu kedagingan, hidup kita tidak layak di hadapan Tuhan. Karena itu kita harus mematikannya! (baca Kolose 3:5-6).
2. Keinginan mata: mata berfungsi untuk melihat/meman-dang sesuatu, artinya kita harus mengubah cara pandang kita terhadap segala hal, tidak berdasar pada pola pikir dunia, tetapi menurut prinsip firman Tuhan.
3. Keangkuhan hidup: orang dunia cenderung mengan-dalkan diri sendiri (kekuatan, kepintaran, kekayaan), namun kita harus senantiasa mengandalkan Tuhan dan kuasa Roh Kudus dalam segala hal.(baca :Yeremia 17:5).

M2. Merenungkan Firman

1. Mengapa kita harus membuang hal-hal yang besifat duniawi?

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat hafalan : 1 Yohanes 2:15

“Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.”