Kategori : Renungan

ORANG TULUS: DIPILIH TUHAN!

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Lukas 7:1-50

M1.Menerima Firman

Seseorang yang mengalami kebaikan Tuhan dan memiliki pengalaman pribadi bersama Tuhan pasti mempunyai ‘gelora’ yang meluap-luap dalam hatinya untuk melakukan yang terbaik bagi Tuhan karena ia sangat mengasihi Tuhan dan sebagai respons atas apa yang telah diterimanya, sebab “Dosanya yang banyak itu telah diampuni,” (Lukas 7:47a). Bahkan Tuhan berfirman, “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” (Yesaya 1:18b). Apakah tanda-tanda orang tulus melayani Tuhan? Ia tidak hitung-hitungan dengan Tuhan, suka memberi dan tidak menahan berkat untuk dirinya sendiri melainkan sangat terbeban mendukung pekerjaan Tuhan dengan kekayaan yang dimilikinya, seperti yang dilakukan Maria Magdalena. Minyak wangi yang ia gunakan untuk meminyaki Yesus itu berharga sangat mahal, bahkan pada waktu itu hanya bisa dibeli dengan gaji seorang pekerja selama setahun; tapi Maria Magdalena rela mempersembahkan harta miliknya untuk Yesus sebagai wujud betapa ia mengasihiNya. Terbukti pagi-pagi buta ia datang ke kubur Yesus dan Yesus melihat ketulusan hatinya, karena itu ketika Ia bangkit, orang pertama yang dijumpaiNya adalah Maria Magdalena. Perjumpaan pribadi dengan Yesus telah mengubah hidupnya. Harta kekayaan dan segala yang ada di dunia ini tidak berarti apa-apa, hanya Yesus yang utama dan lebih dari segala-galanya. Hal ini juga dirasakan oleh Rasul Paulus, setelah bertemu dengan Yesus hidupnya diubahkan dan dia berkata, “Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,” (Filipi 3:7-8). Apakah Saudara pernah merasakan pertolongan Tuhan? Bahkan karena kasihNya Ia rela mati bagi Saudara.

M2. Merenungkan Firman

1. Hal apa yang menjadi bukti bahwa anda Tulus dalam melayani Tuhan?

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

 Ayat hafalan : Lukas 7:47

 

“….Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih”

 

TUHAN MENGUTAMAKAN KETULUSAN

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Filipi 2:1-29

M1.Menerima Firman

Rasul Paulus bertemu dengan Timotius untuk pertama kalinya saat ia berada di Listra. Timotius adalah pemuda yang memiliki reputasi yang baik di daerahnya. Ia memiliki latar belakang keluarga yang takut akan Tuhan. “ibunya adalah seorang Yahudi dan telah menjadi percaya, sedangkan ayahnya seorang Yunani.” (Kisah 16:1b). Tidak hanya itu, neneknya (Lois) juga seorang percaya. Adalah sangat tepat jika Paulus memilih Timotius untuk menjadi partner dalam pelayanannya. Dan sudah terbukti, Timotius begitu setia menjalanankan tugasnya sebagai seorang pelayan Tuhan. Karena ketekunan dan kesetiaannya mengerjakan tugas yang dipercayakan, Timotius beroleh promosi dari Tuhan dan ia dipercaya sebagai pemberita Injil serta menggembalakan jemaat di Efesus. Sungguh benar, “…bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian itu, tetapi Allah adalah Hakim: direndahkan-Nya yang satu dan ditinggikan-Nya yang lain.” (Mazmur 75:7-8). Perhatikan pernyataan Paulus tentang Timotius: “…aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas,…” (2 Timotius 1:5). Hal ini menunjukkan bahwa Timotius memiliki iman yang tulus, tidak ada kepura-puraan atau keterpaksaan. Paulus juga menambahkan, “…tak ada seorang padaku, yang sehati dan sepikir dengan aku dan yang bersungguh-sungguh memperhatikan kepentingan-mu; sebab semuanya mencari kepentingannya sendiri, bukan kepentingan Kristus Yesus. Kamu tahu bahwa kesetiaannya telah teruji dan bahwa ia telah menolong aku dalam pelayanan Injil sama seperti seorang anak menolong bapanya.” (Filipi 2:20-22). Timotius memiliki karakter yang tidak perlu disangsikan lagi: setia, suci, tulus ikhlas, berhati hamba, peduli akan orang lain dan sangat terbeban terhadap pekerjaan Tuhan. Karakter seperti Timotius inilah yang Tuhan cari! Banyak orang Kristen yang berlomba-lomba mengejar kuasa dan mujizat, tapi hal karakter mereka abaikan. Mengejar urapan, kuasa dan mujizat itu tidak salah, tapi semuanya menjadi sia-sia jika tidak disertai dengan karakter yang berkenan kepada Tuhan: masih menyimpan dendam, sakit hati, kepahitan. Tuhan mau kita memiliki hati yang tulus dan suci.

M2. Merenungkan Firman

1. Apa tindakan dari ketulusan Timotius yang membuatnya memperoleh promosi dari Tuhan?

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

 Ayat hafalan : Filipi 2:5

“Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalan Kristus Yesus.” 

DOMBA SANGAT MEMBUTUHKAN GEMBALA

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Matius 10:1-42

M1. Menerima Firman

Sebagai orang percaya kita telah dipilih dan dipanggil Tuhan untuk masuk ke medan peperangan. Dan setiap orang yang hendak berperang pasti mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya, baik dalam hal kekuatan, strategi, maupun senjata yang harus dibawa, sebab kita tidak dapat berperang dengan tangan kosong. Jadi, “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;” (Efesus 6:11). Peperangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu di dunia yang gelap, dan melawan roh-roh jahat di udara (baca: Efesus 6:12). Seringkali yang menjadi musuh utama kita adalah ego yang ada di dalam diri kita sendiri. Maka dari itu diperlukan adanya penguasaan diri. Banyak kejahatan atau konflik terjadi di sekitar kita karena seseorang tidak mampu menahan emosinya di saat mereka menghadapi suatu tantangan, dan semua itu bersumber dari hati. Jadi, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4:23). Ayat nas di atas menegaskan bahwa keberadaan kita (orang percaya) adalah seperti domba yang berada di tengah-tengah serigala. Domba adalah binatang yang sangat lemah jika dibandingkan dengan serigala. Karena itu ia membutuhkan seorang gembala untuk membimbing dan membawanya ke padang rumput serta melindunginya dari serangan musuh, terutama dari serangan binatang buas (serigala). Dari sini kita tahu bahwa musuh kita bukanlah sembarangan, kita harus dengar-dengaran (karib) akan suara gembala kita dan memiliki hati yang taat untuk melakukan apa yang diperintahkan oleh gembala kita. Tuhan mengutus kita ke tengah-tengah serigala bukan bermaksud mencelakakan, tapi untuk membuktikan bahwa Dia adalah gembala yang baik; Dia pasti menopang dan senantiasa memberi kekuatan kepada kita melawan si jahat.

M2. Merenungkan Firman

1. Sebutkan 6 perlengkapan senjata Allah! Mengapa kita perlu menggunakannya?

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang Anda dapatkan?

M4. Melakukan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat hafalan : Matius 10:16

“…Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”  

BUKTI MENGASIHI TUHAN!

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Ulangan 6:1-25

M1. Menerima Firman

Kasih adalah hukum utama bagi orang percaya, “…sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.” (1 Yohanes 4:7-8). Perihal kasih ini Tuhan Yesus menyampaikan satu pesan penting dan sekaligus perintah yang harus kita taati, yaitu mengasihi Tuhan dan juga sesama. Bahkan di dalam Perjanjian Lama pesan ini sudah disampaikan: “Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.” (Ulangan 6:5-9). Ini menunjukkan bahwa mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan merupakan suatu amanat yang sangat penting bagi orang percaya, karena Tuhan sudah terlebih dahulu mengasihi kita. Ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa seseorang mengasihi Tuhan: 1. Memiliki hubungan karib dengan Tuhan. Senantiasa menyediakan waktu bersekutu dengan Tuhan melalui jam-jam doa (saat teduh) dan tidak meninggalkan jam-jam ibadah. 2. Hidup dalam ketaatan dan melakukan perintah Tuhan. “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku.” (Yohanes 14:21a). 3. Setia melayani Tuhan. Setiap kita dikaruniai talenta dan potensi oleh Tuhan dan itu harus kita kembangkan dan maksimalkan untuk pekerjaan Tuhan. Jangan menunda-nunda waktu melayani Tuhan dengan berbagai alasan. 4. Suka Memberi. Selalu ingin memberi yang terbaik untuk Tuhan, tidak pernah hitung-hitungan dengan Tuhan. Dengan rela hati dan penuh sukacita selalu ingin menabur/memberi untuk Tuhan dan juga dengan sesama.

M2. Merenungkan Firman

1. Selain ke 4 hal di atas, apakah bukti lain Anda mengasihi Tuhan?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

M3. Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang Anda dapatkan?

M4. Melakukan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat hafalan : Ulangan 6:5 

“Kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.”  

MENYENANGKAN HATI TUHAN

 

 

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Kolose 3:1-17

M1. Menerima Firman

Mengapa kita harus mempersembahkan hidup kita kepada Tuhan? Karena tubuh kita ini adalah milik Tuhan dan “…kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:20). Jangan tunda-tunda waktu lagi untuk melayani Tuhan. Banyak dari kita enggan terlibat dalam pelayanan pekerjaan Tuhan karena berbagai alasan. Sementara, waktu kita habiskan untuk bekerja, jalan-jalan dengan keluarga ke luar kota, shopping atau ke salon berjam-jam yang masih bisa kita sempatkan. Atau mungkin kita berkata, “Maaf aku sangat sibuk, nanti saja kalau ada waktu luang. Melayani Tuhan nanti saja, kalau saya sudah menikah. Ah, terlibat dalam pelayanan itu tak penting, toh aku sudah rajin ibadah di hari Minggu.” Namun justru di hari-hari menjelang kedatangan Tuhan yang semakin dekat kita harus giat dalam perkara-perkara rohani. “…selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja.” (Yohanes 9:4). Banyak hal yang bisa kita kerjakan untuk Tuhan, jika kita membangun hubungan intim dan mengenal pribadi-Nya. Dan kasih mula mula itu muncul dari hati kita .sehingga setiap waktu kita selalu ingin membuat hati Tuhan disenangkan. Kita bisa menjadi singer, anggota paduan suara, usher, tim pendoa syafaat dan sebagainya. Mempersembahkan hidup kepada Tuhan juga berarti kita mematikan segala keinginan daging kita dan mau hidup dipimpin oleh Roh Kudus, supaya persembahan hidup kita ini berkenan kepada Tuhan dan dapat dipakai sebagai senjata kebenaran (baca Roma 6:13). Karena itu perbuatan daging dan hal-hal duniawi yang ada dalam diri kita harus benar-benar mati, “ Ingat!” jika kita benar-benar mengasihi Tuhan, maka kita akan melakukan apa saja buat menyenangkan hati Tuhan. Marilah kita menjaga hidup kita tetap kudus dan tidak bercela sebagai persembahan terbaik kita bagi Tuhan!

M2. Merenungkan Firman

1. Mengapa kita perlu menyenangkan hati Tuhan? Dengan cara bagaimana kita bisa menyenangkan hati Tuhan?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

M3. Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang Anda dapatkan?

M4. Melakukan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat hafalan : Kolose 3:15

“Karena untuk itulah kamu telah  dipanggil untuk menjadi satu tubuh.”