Kategori : Renungan

ROH KUDUS MENUNTUN KITA KEPADA KEBENARAN

Bahan Bacaan hari ini: Yohanes 16:1-15

 

M1 : Menerima Firman

Ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus, kita dinyatakan sebagai “orang benar” oleh Allah. Sejak saat itu Roh Kudus terus menuntun kita sehingga kita bisa semakin mengenal Allah dengan benar. Alkitab menyatakan bahwa semua manusia berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah dan tidak seorang pun yang dibenarkan Allah karena melakukan hukum Taurat. Namun, kita bersyukur bahwa Roh Kudus akan menuntun kita kepada Allah dan seluruh kebenaranNya. Roh Kudus berkarya sesuai dengan kebenaran firman Allah. Tidak akan pernah ada suatu tindakan atau tuntunan Roh Kudus yang bertentangan dengan firman Allah. Saat kita dipimpin Roh Kudus, firman Allah akan semakin berarti. Hidup kita diterangi dan kita lebih mengerti firman Allah dan menaati kehendak Allah. Kita dibebaskan dari ikatan kuasa dosa. Kebenaran ini tersedia dan terbuka bagi siapa pun yang mau menerima anugerah penebusan di dalam Kristus. Dan hidup kita akan dituntun terus oleh Roh Kudus ke dalam kebenaran.

 

M2 : Merenungkan Firman

1. Apa yang harus dilakukan agar kita selalu hidup dalam kebenaran?

 

M3 : Melakukan Firman

Rhema apa yang Anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen Anda!

 

M4 : Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang Anda proleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

 

Ayat Hafalan : Yohanes 16:13a

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran, sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri,”

BERJALAN BERSAMA ROH KUDUS

Bahan Bacaan hari ini: Mazmur 51:1-21

 

M1 : Menerima Firman

Sebagai orang percaya kehidupan kita harus berbeda dari kehidupan orang-orang di luar Tuhan karena di dalam diri kita ada Roh kudus, seperti tertulis: “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” (1 Korintus 3:16). Roh Kudus itulah yang senantiasa menyertai perjalanan hidup kita, bahkan penyertaanNya atas kita sampai kepada akhir zaman. Inilah yang disadari oleh Daud meski dia adalah seorang raja, berlimpah harta kekayaan, pemegang kekuasaan tertinggi dan juga ditopang oleh pasukan tentara yang kuat, tapi kesemuanya itu tidak ada yang sanggup menolong hidupnya ketika mengalami kejatuhan. Dalam bacaan kita dikatakan Daud sempat mengalami kejatuhan dengan menghampiri Betsyeba (Maz. 51:2) tetapi karena Daud sadar bahwa semua yang didapatkannya adalah karena hidupnya berjalan menurut Roh, sehingga dia mengerti kepada siapa dia menggantungkan hidupnya serta apa yang harus dilakukan ketika dia mengalami kejatuhan (Maz 51:3-6). Tanpa campur tangan Tuhan ia benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa. Itulah sebabnya Daud sangat membutuhkan penyertaan Tuhan melalui kuasa Roh kudus dalam hidupnya. Ia pun memohon kepada Tuhan, “…janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!”. Tidak bisa dibayangkan jika kuasa Tuhan (RohNya) meninggalkan kita dan tidak lagi menyertai kita! Ini yang terjadi dalam diri Saul “TUHAN telah mengoyakkan dari padamu jabatan raja atas Israel pada hari ini dan telah memberikannya kepada orang lain yang lebih baik dari padamu” (1 Samuel 15:28). Tanpa kuasa Tuhan yang menyertai, Saul harus menuai kegagalan dan kehancuran dalam hidupnya!

 

M2 : Merenungkan Firman

1. Mengapa kita harus melangkah bersama Roh Kudus?

 

M3 : Melakukan Firman

Rhema apa yang Anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen Anda!

 

M4 : Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang Anda peroleh dari bacaan di atas kepda orang lain.

 

Ayat Hafalan : Mazmur 51:13 

“Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!”

 

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Efesus 5:1-21

 

M1 : Menerima Firman

Orang percaya harus hidup secara harmonis dalam keluarga agar kehidupan orang percaya dapat menjadi teladan, baik bagi mereka yang masih lemah imannya maupun bagi mereka yang belum percaya kepada Tuhan Yesus. Kuasa Roh Kuduslah yang bisa membuat orang percaya dapat hidup dalam kebersamaan secara harmonis, baik dalam hubungan sebagai suami dan istri (5:22-23), orang tua dan anak (6:1-4), maupun majikan dan pegawai (6:5-9). Penuh dengan Roh berarti bahwa orang percaya harus dikuasai oleh Roh Kudus agar keharmonisan dapat terwujud. Tanpa campur tangan Roh Kudus, yang paling mungkin terjadi adalah perselisihan dan pertengkaran karena pada dasarnya roh itu penurut, tetapi daging lemah.“Penuh dengan Roh” berarti pula secara terus-menerus dikuasai oleh Roh di dalam akal, perasaan, dan kehendak kita. Ciri orang percaya yang dipenuhi dengan Roh adalah adanya sukacita (5:19), penuh pengucapan syukur (5:20), dan sikap merendahkan diri seorang akan yang lain (5:21). Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita agar mengevaluasi kehidupan kita dan keluarga kita supaya kita dapat tetap menjaga agar keharmonisan tidak semakin hari semakin pudar. Biarlah kehidupan keluarga kita yang harmonis dapat menjadi teladan bagi mereka yang belum percaya, bahkan bagi sesama orang percaya juga.

 

M2 : Merenungkan Firman

1. Apa yang harus kita lakukan agar kehidupan didalam keluarga mengalami keharmonisan?

 

………………………………………………………………………………………………………………………………..

 

………………………………………………………………………………………………………………………………..

 

M3 : Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang Anda dapatkan?

 

M4: Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

 

Ayat Hafalan : Efesus 5:18

“Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.”

ROH KUDUS YANG MEMIMPIN HIDUP KITA

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Roma 8:1-17

 

M1 : Menerima Firman

Kita yang percaya kepada Yesus disebut anak-anak Allah. Roh Kudus memerdekakan kita dari belenggu dosa dan kematian (2). Roh Kudus memimpin hidup kita (14). Dia bekerja di dalam hati dan pikiran kita. Dialah yang memampukan kita tidak lagi hidup menurut keinginan daging (9), melainkan menurut keinginan Roh yang menghasilkan damai sejahtera sejati (6). Roh Kuduslah yang menolong kita untuk yakin bahwa kita memang anak-anak Allah (16) dan memberanikan diri kita untuk memanggil Allah sebagai Bapa (15). Sebagai anak-anak Allah kita memiliki warisan surgawi yang disediakan untuk kita kelak di surga. Di dunia ini kita dapat mencicipinya, sementara masih mengalami berbagai penderitaan demi Kristus. Akan tetapi kelak di surga, kita menikmatinya secara penuh bersama Kristus (17).  Apa tanggung jawab kita? Hidup sesuai dengan kuasa kehidupan yang Roh Kudus telah berikan dalam hidup kita. Kita sudah dimerdekakan dari dosa, maka hidup kita tidak boleh menyerah terhadap godaan dosa. Mari kita menjaga kesucian hidup kita. Kita memiliki akses langsung kepada Allah Bapa, maka kita harus memelihara persekutuan intim denganNya, memanggilNya dengan mesra, ya Abba, ya Bapa! Bersekutulah dengan Alllah lewat merenungkan firmanNya dan berdoa. Kita telah memiliki kepastian keselamatan, maka apa pun masalah yang kita hadapi dalam hidup ini, kita tidak boleh bimbang bahwa kitalah pewaris semua janji Allah. Hiduplah sebagai anak-anak Allah.

 

M2 : Merenungkan Firman

1. Apa yang harus kita lakukan apabila hidup kita sudah dipimpin oleh Roh Kudus?

 

………………………………………………………………………………………………………………………………..

 

………………………………………………………………………………………………………………………………..

 

M3 : Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang Anda dapatkan?

 

M4: Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

 

Ayat Hafalan : Roma 8:2

“Roh , yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam kristus dari hukum dosa dan hukum maut.”

ROH KUDUS MENOLONG KITA SAAT KITA BERDOA

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Roma 8:18-30

 

M1 : Menerima Firman

Doa tanpa pertolongan Roh Kudus akan tidak terarah dan berpusat pada diri sendiri. Bila kita bersandar pada pertolongan Roh Kudus, Roh Kudus akan mengarahkan doa kita dan menolong kita mengungkapkan isi hati kita, sehingga doa kita sesuai dengan kehendak dan rencana Allah. Bagaimanakah kehidupan doa Anda? Apakah doa telah menjadi bagian penting dalam hubungan Anda dengan Allah? Atau sebaliknya, apakah doa hanya merupakan formalitas yang terasa menjemukan? Menurut Roma 8:26-27, Roh Kuduslah yang bisa menolong agar doa kita tidak menjadi doa yang mementingkan diri sendiri, melainkan menjadi doa yang sesuai dengan kehendak Allah. Bila kita berdoa sesuai dengan kehendak Allah, maka Allah akan menyatakan kehendak-Nya kepada kita. Bila kehidupan doa Anda masih belum normal, Anda harus segera memohon pertolongan Roh Kudus agar Anda bisa berdoa sesuai dengan kehendak Allah. Roma 8:26 “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”

 

M2 : Merenungkan Firman

1. Apa yang dikerjakan oleh Roh Kudus saat kita sedang berdoa?

 

………………………………………………………………………………………………………………………………..

 

………………………………………………………………………………………………………………………………..

 

M3 : Melakukan Firman

Setelah membaca renungan ini, rhema apa yang Anda dapatkan?

 

M4: Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

 

Ayat Hafalan : Roma 8:26b

“sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”