Kategori : Renungan

KECERDIKAN YAKUB

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Kejadian 30:1-43

M1. Menerima Firman

Yakub memang terkenal dengan berbagai muslihatnya meskipun tidak bisa dikatakan bahwa muslihatnya itu merupakan kekejian bagi Tuhan. Beberapa kali ia menggunakan kecerdikannya untuk bisa menjaring berkat. Setelah Esau diperdayai, kali ini ia bermaksud melakukannya terhadap Laban. Yakub bermaksud kembali ke tanah leluhurnya dan itu berarti ia harus meninggalkan rumah mertuanya. Dalam otaknya ia masih memikirkan cara untuk bisa mendapatkan berkat secara legal dan tidak melanggar hukum. Bagaimana caranya? Ini yang dilakukannya: ia mengadakan kesepakatan dengan Laban mengenai ternaknya. Bila ada kambing domba yang berbelang-belang dan berbintik-bintik, maka ia berhak atas domba-domba itu. Dan memang Yakub itu kreatif. Pikirannya tidak pernah dibiarkan “menganggur”. Ia memikirkan bagaimana caranya supaya kambing domba tersebut bisa menghasilkan keturunan yang berbelang-belang dan berbintik-bintik. Ini yang dilakukannya: setiap kali kambing domba itu berkelamin pada waktu minum, maka ia meletakkan dahan hijau dari pohon hawar, pohon badam, dan pohon berangan yang telah dikupas sehingga berbelang-belang. Dan teknik ini memang luar biasa! Terbukti dengan banyaknya kambing domba yang menghasilkan anak-anak yang berbelang-belang dan berbintik-bintik. Dan Yakub menuai banyak ternak. Tuhan mau kita cerdik dan tulus. Bukan cerdik saja atau tulus saja. Ada banyak orang Kristen yang cuma cerdik atau tulus saja. Bukanlah maksudnya untuk menjadikan Anda seorang penipu. Tetapi cerdik dan tulus. Yakub itu penuh kreatifitas. Anda juga harus kreatif dan tidak malas menggunakan kecerdikan yang Tuhan berikan kepada Anda.

M2. Merenungkan Firman

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat Hafalan : Amsal 13:16

“Orang cerdik bertindak dengan pengetahuan, tetapi orang bebal membeberkan kebodohan.”

 

KARAKTER SEORANG KRISTEN

 

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Kisah Para Rasul 23:1-35

M1. Menerima Firman

Sepulang dari perjalanan misioner, Paulus ditangkap dan dimasukkan penjara, kemudian dibawa ke hadapan Sanhedrin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pada kesempatan itu Paulus mesti membela diri. Di sini kita mendapatkan Paulus yang amat lihai memanfaatkan suasana untuk keuntungan dirinya. Menyadari bahwa di antara para pemuka Yahudi terdiri dari orang Saduki dan Farisi yang ajarannya bertentangan. Orang Farisi percaya akan kebangkitan sementara orang Saduki tak percaya. Maka, ketika Paulus mengatakan “Saudara-saudara, aku adalah orang Farisi, keturunan orang Farisi; aku dihadapkan ke Mahkamah ini, karena aku mengharapkan kebangkitan orang mati” (ay. 6), jelas bahwa dia menarik seluruh kelompok Farisi ke pihaknya untuk melawan kelompok lainnya, terutama kelompok Saduki. Hasilnya? Kelompok Farisi lalu dengan tegas bersuara untuk Paulus, “Kami sama sekali tidak menemukan sesuatu yang salah pada orang ini!” (ay. 10). Kecerdikan Paulus akhirnya membebaskan dia. Lalu? Yesus pernah mengatakan, “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati” (Matius 10:16). Rasanya inilah karakter seorang Kristen sebagaimana dicontohkan Paulus: cerdik tetapi sekaligus tulus. Bukan hanya cerdik saja; tetapi juga bukan hanya tulus saja. Ular dan merpati mesti ada bersama.

M2. Merenungkan Firman

1. Kecerdikan apa yang dilakukan oleh Paulus kepada kelompok orang saduki?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat Hafalan : Kisah Para Rasul 23:11b

“ Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma.”

STRATEGI PELAYANAN YESUS

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Matius 10:1-42

M1.Menerima Firman

Hidup tidak selalu mudah. Masalah-masalah yang kita hadapi tidak semuanya gampang diatasi. Dunia di sekitar kita tidak selalu ramah dan tulus membantu kita. Oleh karena itu, seringkali kita harus berpikir keras, mendengar berbagai pertimbangan, dan menyusun strategi. Kita harus selalu berpikir positif, tetapi kita tidak boleh bertindak bodoh. Bila kita selalu menganggap semua orang atau semua situasi yang kita hadapi selalu baik, kemungkinan kita akan kecewa dan gagal. Kita harus mempertimbangkan segala kemungkinan, baik yang baik maupun yang buruk. Kita harus mencari informasi selengkap mungkin tentang segala hal yang kita hadapi, termasuk dengan bertanya (meminta nasihat) kepada orang lain. Amsal 20:18 memberikan nasihat, “Rancangan terlaksana oleh pertimbangan, sebab itu berperanglah dengan siasat.” Kita harus menyadari bahwa dunia yang kita tempati bukanlah dunia yang ideal, melainkan dunia yang sudah dirusak oleh dosa. Ketika mengutus murid-murid-Nya untuk melayani, Tuhan Yesus meminta murid-murid-Nya untuk mewaspadai dunia ini yang digambarkan-Nya seperti serigala yang siap menerkam mangsanya (Matius 10:16). Murid-murid harus menyadari bahwa dunia tempat mereka melayani itu bukanlah tempat yang aman! Mereka harus waspada agar tidak diterkam oleh dunia ini. Melayani dunia ini bisa kita pandang sebagai suatu peperangan. Kita harus tulus melayani, tetapi kita juga harus cerdik dalam melayani. Kita tidak boleh ikut-ikutan bersikap licik, tetapi kita juga harus memiliki strategi (siasat) supaya pelayanan kita tidak menjadi sia-sia. Kita harus tulus agar dunia ini tidak bisa menjerat kita dengan godaan dosa. Kita harus cerdik agar pelayanan kita tidak menjadi gagal karena kebodohan kita.

M2. Merenungkan Firman

1. Menurut anda apakah pengertian dari kata “cerdik”?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

 

Ayat hafalan : Matius 10:16

“Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”

KETULUSAN MEMBAWA BERKAT

 

Bacaan Firman Tuhan hari ini : Yohanes 6:1-15

M1.Menerima Firman

Memberi banyak sekali ragamnya, tapi pemberian yang berkenan di hati Tuhan adalah pemberian berdasarkan ketulusan, bukan karena keterpaksaan, apalagi ada motivasi terselubung di balik itu. Ada orang memberi dengan harapan diketahui orang lain sehingga ia beroleh pujian dan sebagainya. Suatu ketika banyak orang berbondong-bondong mengikuti Yesus sampai jauh malam. Kira-kira ada lima ribu orang laki-laki tidak termasuk anak-anak dan wanita. Mereka pasti lapar; hari sudah larut malam, di manakah mereka bisa membeli roti? Tetapi “…ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan;” (Yohanes 6:9a). Umumnya anak-anak mempunyai hati polos dan bersih. Jika rela memberi dia pun akan memberi, sebaliknya jika dia sedang tidak ingin memberi, dengan terus terang dia tidak akan memberi. Alkitab tidak mencatat bahwa anak itu keberatan atau menggerutu saat memberikan roti dan ikannya kepada murid-murid Yesus. Pasti ia rela hati menyerahkan perbekalannya walaupun hanya itu yang ia miliki. Ia pun tidak mengerti apa yang akan diperbuat Tuhan terhadap roti dan ikannya itu. Tetapi akhir kisah itu menceritakan roti dan ikan anak itu menjadi berkat ajaib bagi lima ribu orang lebih. Di masa-masa sulit sekarang ini tidak mudah orang mau memberi atau berbagi. Kebanyakan orang jadi egois dan kasihnya menjadi dingin. Ketika Tuhan meminta sesuatu dari kita, kita tak mengerti bahwa ketaatan kita itu akan membawa berkat bagi kita sendiri dan juga orang lain. Apabila kita tulus hati memberikan apa yang kita miliki kepadaNya dan mempercayai-Nya dengan iman yang benar, Dia akan membuat milik kita menjadi berlimpah. Tuhan punya catatan secara rinci mengenai apa yang kita lakukan dengan setia dan taat, termasuk dalam hal memberi.

M2. Merenungkan Firman

1. Apakah yang mendorong anak itu untuk memberikan bekal makanannya kepada Yesus?

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

Ayat hafalan : Yohanes 6:27a

“Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal.”   

CERDIK TANPA MENGURAS ENERGI

Bacaan Firman Tuhan hari ini : 1 Samuel 24:1-23

M1.Menerima Firman

Pada awalnya Saul pribadi yang cukup baik. Tapi, tampaknya kekuasaan membuatnya lupa diri. Ia menjadi pribadi perongrong. Dalam hubungannya dengan Daud, ia menyusun berbagai rencana pembunuhan. Keberadaannya menghadirkan ancaman. Daud harus cerdik untuk menghindarinya. Orang seperti Saul adalah gambaran sosok pribadi yang menguras energi yang selalu ada di sepanjang jaman. Wujudnya dapat seorang bos yang meremehkan kreativitas anak buah. Bisa orang yang iri dan dengki atas kesuksesan saudaranya sendiri. Bisa orang-orang yang di depan kita lembut seperti domba, tetapi di belakang kita ia menjadi seperti serigala ganas yang siap menerkam. Menghadapi pribadi penguras energi seperti Saul, Daud berhasil menguasai polanya. Ia tidak menghancurkan Saul ketika orang ini terpojok. Justru sebaliknya, Daud memperlihatkan kasih yang nyata. Meskipun berkesempatan membunuhnya, Daud hanya mengiris ujung jubah Saul, dan hal itu pun sudah membuatnya merasa bersalah (ay. 5-7). Saul yang sombong itu pun tersentuh hatinya oleh perlakuan baik ini (ay. 18). Daud tidak membiarkan energinya terkuras oleh keangkuhan Saul; ia justru dengan cerdik dan tulus membidikkan kasihnya, tepat waktu dan tepat sasaran. Ia tidak membiarkan dirinya dikalahkan oleh kejahatan Saul, melainkan mengalahkan kejahatan itu dengan kebaikan. Kita dapat belajar dari Daud dalam sesuatu ,kita harus berpirkir dengan cerdik sehingga apa yang kita lakukan tidak menguras energi kita dengan sia-sia.

M2. Merenungkan Firman

1. Perbuatan apa yang dilakukan Daud ketika menghadapi Saul?

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

M3. Melakukan Firman

Rhema apa yang anda dapatkan dari renungan saat teduh hari ini? Apa komitmen anda?

M4. Membagikan Firman

Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang anda peroleh dari bacaan di atas kepada orang lain.

 Ayat hafalan : 1 Samuel 24:19 

“Telah kautunjukkan pada hari ini, betapa engkau telah melakukan yang baik kepadaku: walaupun TUHAN telah menyerahkan aku ke dalam tanganmu, engkau tidak membunuh aku.”