Kamis, 13 Agustus 2020

BISNIS YANG DIBERKATI (4)

Ayat Bacaan Hari ini: Yeremia 22:1-30

Ayat Hafalan: “Celakalah dia yang membangun istananya berdasarkan ketidakadilan dan anjungnya berdasarkan kelaliman, yang mempekerjakan sesamanya dengan cuma-cuma dan tidak memberikan upahnya kepadanya;” Yeremia 17:13

 ( Sambungan… )

Hal yang penting bagi para pelaku bisnis Kristen adalah:

(1) Hendaklah setiap pelaku bisnis memiliki hati nurani;

(2) Kemudian hendaknya ia peka terhadap masalah-masalah sosial yang ditimbulkan dalam bisnisnya;

(3) Hendaknya ia melayani sesamanya.

Tantangannya adalah apakah para pelaku bisnis yang notabene orang Kristen mampu memiliki wawasan sosial sehingga pengejaran akan keuntungan hanya merupakan salah satu tujuan di samping menolong sesama dan memelihara lingkungannya.

Dunia bisnis di Indonesia penuh dengan lika-liku yang tidak gampang. Seorang yang mau terjun dalam dunia bisnis menghadapi setidaknya permasalahan yang cukup kompleks dan berat. Pada Ada beberapa isu yang penting yang perlu dibahas dalam dunia bisnis di Indonesia:

  • Masalah Upah/Gaji

Di Indonesia ada yang disebut ketentuan upah minimum untuk para karyawan atau buruh. Masalahnya mungkin adalah seringkali gaji masih di bawah upah minimum. Di sinilah kepentingannya kita melihat manusia bukan sebagai alat produksi tetapi sebagai manusia, makhluk ciptaan Allah. Firman Tuhan berkata, “Celakalah dia yang membangun istananya berdasarkan ketidakadilan dan anjungnya berdasarkan kelaliman, yang mempekerjakan sesamanya dengan cuma-cuma dan tidak memberikan upahnya kepadanya” (Yeremia 22:13). Pada bagian lain Alkitab berkata, “Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panenmu” (Yakobus 5:4). Ada beberapa pedoman tentang cara mengupah karyawan atau buruh dari ayat-ayat di atas: “1) Tuhan tidak menghendaki semua orang dibayar dalam jumlah yang sama; 2) Mereka yang melakukan pekerjaan lebih baik harus dibayar lebih besar; 3) Tuhan sangat menuntut keadilan di dalam membayar upah para karyawan; 4) Majikan Kristen bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan minimal para karyawannya.”

 

(2) Masalah Suap

Bagaimana menyelesaikan suap yang begitu merajalela di Indonesia? Tidak mudah berbicara soal suap, karena sepertinya korupsi, uang pelicin, suap sudah merupakan “budaya” Indonesia. Tetapi benarkah demikian? Bagaimanakah kita mengatasinya? Bernard T. Adeney di dalam bukunya memberikan suatu saran bahwa suap (bribes) adalah dosa dan salah, namun kita bisa melakukan pemberian. Pemberian (gifts) itu harus bersifat tulus dan tidak membelokkan kebenaran, serta tidak mendominasi, tidak mengontrol, dan tidak membelokkan hukum (Amsal 17:23).

 

Ada banyak ide yang bisa dibuat oleh pengusaha Kristen untuk dapat menjadi saksi Kristus, dan bukan semata-mata mengejar keuntungan.

 

 

 

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *