Selasa, 11 Agustus 2020

BISNIS YANG DIBERKATI (2)

Ayat Bacaan Hari ini: Kejadian 31:1-21

Ayat hafalan :Tetapi segala kekayaan, yang telah diambil Allah dari ayah kami, adalah milik kami dan anak-anak kami; maka sekarang, perbuatlah segala yang difirmankan Allah kepadamu.” Kejadian 31:16

Di dalam dunia bisnis selalu ada persaingan, dan kadang segala cara dipakai untuk mencapai tujuan yang diinginkan, yang penting usahanya untung. Kecurangan-kecurangan pun dilakukan baik secara tersembunyi maupun terang-terangan. Tidak pelak lagi bahwa dunia bisnis dicemari dengan sikap saling curang di antara pelaku-pelaku bisnis.

Hal ini jugalah yang dilakukan Laban kepada Yakub pada saat itu. Ia bertindak curang kepada Yakub, Laban telah sepuluh kali mengubah upah Yakub, menantunya. Ia  berkata kalau kambing domba itu beranak berbintik atau bercoreng-coreng, maka kambing domba itu akan menjadi milik Yakub. Dan atas kasih karunia Tuhan kambing domba Laban menghasilkan anak-anak kambing domba berbintik-bintik, bercoreng dan belang-belang, dengan demikian ternak milik Yakub melimpah ruah. Melihat kenyataan ini Laban tidak terima dan ia mulai berlaku curang. Ia bersama anak-anaknya mulai membenci Yakub.

Namun Tuhan tidak berdiam diri, Ia membela Yakub dan berfirman kepadanya: “Akulah Allah yang di Betel itu,  di mana engkau mengurapi tugu, dan dimana engkau bernazar kepada-Ku; maka sekarang, bersiaplah engkau, pergilah dari negeri ini dan pulanglah ke negeri sanak saudaramu” (Kejadian 31:13).

Yakub mendengarkan perintah Tuhan demikian halnya dengan kedua istrinya yaitu Rahel dan Lea, sebab mereka berdua merasa sebagai orang asing di negeri ayahnya sendiri. Dan secara diam-diam Yakub pergi dari negeri mertuanya, hal itu dilakukannya supaya tidak terjadi pertengkaran.

Kita sedang hidup di tengah-tengah dunia yang dipenuhi  dengan kecurangan, bahkan kadang-kadang orang yang berbuat curang itu tidak jauh dari kita. Bisa saudara sekandung,  rekan sekerja atau sahabat kental, atau bahkan orang-orang yang menurut kita bisa dipercaya. Hal itu bisa saja terjadi, namun satu hal yang perlu kita ketahui yaitu saat dicurangi biarlah kasih Allah tetap di dalam kita dan bawa masalah itu kepada Tuhan, sebab Ia pasti membela kita.

Renungan:

Orang yang menabur kecurangan akan menuai bencana, dan tongkat amarahnya akan habis binasa” (Amsal 22:8). Seorang tuan janganlah bersikap curang kepada hambanya, demikian sebaliknya hamba-hamba hendaklah taat kepada tuanya, baik tuan maupun hamba hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian dalam segala hal memuliakan ajaran Tuhan Yesus Kristus (Titus 2:9,10).

 

Berkat Tuhan tidak akan terhenti walau ada orang yang berusaha menghentikannya.

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *