Sambungan minggu lalu…

3.  Bermain HP saat ibadah berlangsung
Pernahkan anda melihat tanda peringatan dari gereja untuk mengaktifkan mode diam (silent) di HP Anda, sewaktu ibadah berlangsung? Seharusnya, kalau anda menghormati Tuhan, tidak perlu lagi anda harus diingatkan oleh pihak gereja. Kebiasaan yang terjadi saat ini, banyak orang kristen yang utak atik HP sewaktu ibadah berlangsung, mulai dari bbm-an, facebookan, twitteran, membaca berita online, dll. Bagaimana caranya mereka mendapatkan pemulihan, jika yang menjadi fokus bukanlah Tuhan,  melainkan HP.

4.  Tidur saat ibadah.
Dahulu, tidur saat ibadah merupakan hal yang sangat tabu untuk dilakukan. Tidak ada yang lebih memalukan daripada tidur disaat ibadah berlangsung. Tapi sikap itu sepertinya sudah mulai luntur di jaman ini. Tidur saat ibadah berlangsung sudah menjadi hal yang lumrah terlihat di setiap gereja. Tidak ada lagi rasa malu, sungkan, ataupun benci untuk melakukannya. Bahkan ada yang sampai tertidur dengan mulut terbuka menganga, ada juga yang meneteskan air liur, dan yang paling ironis, ada juga yang sampai mengorok. Dimanapun kita berjemaat, tentu kebiasaan ini tidak pantas untuk dilakukan di gereja. Kalau anda sungguh-sungguh mau beribadah, persiapkan dirimu baik-baik.

5.  Tidak bawa Alkitab.
Banyak orang Kristen tidak suka membawa Alkitab ke gereja. Mereka datang ke gereja hanya menenteng HP dengan alasan bahwa Alkitab sudah ada di HP nya.  Membaca Alkitab di HP saat ibadah memang tidak dilarang, namun kita perlu tahu bahwa Alkitab dalam bentuk buku tetap jauh lebih baik, karena kita dapat menggunakannya kapan saja tanpa takut kehabisan baterai, dan kita bisa menggaris bawahi ayat-ayat yang penting untuk kita baca kembali.

6.  Gosip
Gereja adalah tempat bersosialisasi sesama umat Tuhan.  Namun apa jadinya bila gereja di gunakan sebagai tempat gosip dan ngrumpi sesama umat Tuhan? Kalau diperhatikan baik-baik, umat Tuhan akan secara otomatis terbagi dalam banyak kelompok-kelompok kecil mulai dari kelompok orang muda, ibu-ibu, bapak-bapak atau campuran. Biasanya mereka yang membentuk kelompok itu adalah yang memiliki kesamaan pemikiran, hobi dan kesenangan. Maka tidak jarang diskusi mereka akan merembet menjadi gosip, mulai dari membicarakan tentang keluarga pendetanya, keburukan sesama anggota gerejanya, hingga mengosipkan artis yang lagi trend di televisi. Sehingga ketika pulang dari gereja, yang diingat bukanlah khotbahnya, melainkan keburukan-keburukan orang lain.

7.  Gelisah
Banyak orang Kristen gelisah ketika duduk dalam ibadah. Lirik kanan, lirik kiri, lalu sedikit-sedikit lihat jam, posisi duduk yang selalu berganti-ganti seperti cacing kepanasan, mondar-mandir ke kamar kecil, dll. Entah apa yang digelisahkan, hanya dia yang tahu.  Mungkin kotbah yang terlalu lama dan tidak menarik bagi dia, atau mungkin juga sedang janjian dengan rekan bisnis atau teman atau pacar di mall, dan anehnya setelah khotbah usai, kegelisahan yang meliputi hidupnya segera sirna, itu terjadi bukan karena kotbah yang telah menguatkan hidupnya supaya jangan gelisah . Sudah pasti orang semacam ini tidak akan mengalami pertumbuhan rohani. Tamat.